Dompu, Cakrawala Merdeka – Perpustakaan Desa Soriutu menjadi salah satu duta Kabupaten Dompu yang dinilai langsung oleh Tim Penilai Lomba Perpustakaan Desa tingkat Provinsi NTB, Senin (12/5/2026). Penilaian dilakukan secara objektif terhadap seluruh aspek pengelolaan perpustakaan.
Lomba ini digelar Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah untuk meningkatkan kualitas layanan, pengelolaan, serta sarana dan prasarana perpustakaan di tingkat desa. Tujuannya mendorong budaya literasi dan menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat belajar yang inovatif, profesional, dan berdaya guna.
Tim penilai juga menjaring perpustakaan desa yang memiliki potensi unggul dalam manajemen, layanan, kunjungan, dan kelengkapan koleksi buku.
Tim Provinsi Fokus pada Administrasi dan Inovasi
Tim Provinsi NTB yang berjumlah 3 orang turun langsung ke Perpustakaan Desa Soriutu. Mereka menilai beberapa aspek penting yang menjadi catatan untuk dibenahi, antara lain administrasi, layanan buku, pencatatan kunjungan, klasifikasi buku, serta kelengkapan bahan pustaka.
“Penilaian mencakup administrasi, struktur organisasi, klasifikasi, dan item pengelolaan perpustakaan desa yang inovatif, kreatif, dan profesional,” jelas salah satu anggota tim penilai.
Berdiri Sejak 2015, Pengelola Butuh Bimtek
Perpustakaan Desa Soriutu didirikan sejak tahun 2015. Meski sudah berjalan hampir 10 tahun, pengelola mengaku belum pernah mendapat pelatihan dan bimbingan teknis untuk pengelolaan perpustakaan yang baik.
“Momen lomba ini menunjukkan hampir setiap desa masih membutuhkan bimbingan agar pengelolaannya sesuai standar,” kata salah satu pengelola saat mendampingi tim penilai.
Enam Perpustakaan Desa Masuk Seleksi Kabupaten
Ada enam perpustakaan desa yang lolos seleksi tingkat kabupaten tahun 2026:
1. *Perpustakaan Desa Ranggo*, Kecamatan Pajo
2. *Perpustakaan Desa Tembalae*, Kecamatan Pajo
3. *Perpustakaan Desa Manggenae*, Kecamatan Dompu
4. *Perpustakaan Sorisakolo*, Kecamatan Woja
5. *Perpustakaan Baka Jaya*, Kecamatan Woja
6. *Perpustakaan Desa Soriutu*, Kecamatan Manggelewa
Dorong Perubahan dan Literasi Masyarakat
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Dompu, Muhammad Abduh, S.E.,.M.Si., menegaskan lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan upaya menjadikan perpustakaan desa di Dompu sebagai pusat informasi, dokumentasi, dan kearsipan daerah.
“Lomba ini mendorong adanya perubahan, peningkatan koleksi, serta membangun literasi di tengah-tengah masyarakat,” tegas Muhammad Abduh.
“Perpustakaan desa harus hidup. Jadi pusat informasi dan tempat warga belajar. Lomba ini bentuk apresiasi sekaligus pemantik semangat,” lanjutnya.
Kades Soriutu, Imam Suanto, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim penilai dari Provinsi NTB dan Kabupaten Dompu.
“Dengan adanya lomba ini, kami sangat mengapresiasi. Di momen ini, Perpustakaan Desa Soriutu akan menjadi sumber informasi penelusuran cerita rakyat perang Soriutu melawan Belanda di salah satu pohon asam pada 1940-an, yang saat ini kita kenal sebagai wilayah Manggelewa. Kami berharap Desa Soriutu mendapat perhatian para tim juri,” ujarnya.
“Semoga Desa Soriutu membuahkan hasil yang baik sehingga dapat mengikuti lomba tingkat provinsi dan nasional,” tegas Imam Suanto,S.Pd.(zun)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar