res

Laka Di Palang Pintu Kereta Tegowanu, Mobil Ayla Ringsek Disrudug KA Jayabaya - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

12 Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polres Grobogan

25 Januari 2021

Laka Di Palang Pintu Kereta Tegowanu, Mobil Ayla Ringsek Disrudug KA Jayabaya



Grobogan-Cakrawalaonline, Kecelakaan terjadi di Kecamatan Tegowanu, tepatnya di perlintasan KM 26+5 Petak Jalan Tegowanu-Gubug, pukul 18:15Wib (Minggu, 24/1). Satu unit Mobil Daihatsu Ayla nopol AB 1483 DJ ringsek diseruduk kereta api Jaya Baya, Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen. Namun pengemudi yakni Budi Warga Kabupaten Demak berhasil selamat.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, Insiden ini berawal saat mobil tersebut melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan pelan. Saat mengemudikan mobilnya, cuaca tengah hujan gerimis.


Sesampainya di TKP dengan palang swadaya, mobil tersebut berjalan pelan. Tidak disangka, mobilnya mengalami mogok mesin, bersamaan datangnya KA Jaya Baya dengan nomor locomotif 2061383 yang dijalankan masinis Diki C (35).


Meski tidak ada korban jiwa, namun mobil berwarna merah marun tersebut mengalami kerusakan parah. Kejadian kecelakaan tersebut membuat heboh warga sekitar dan menjadi tontonan.


“Karena jarak sudah dekat, pengemudi serta satu penumpangnya langsung keluar dari mobil dan melihat secara langsung mobil mereka tertabrak kereta api tersebut dan terpental ke barat sejauh 30 meter,” jelas Kanit Laka Lantas, Iptu Candra Bayu Septi.


Lanjut Kanit Laka mengimbau “Tetap hati-hati saat melintas di jalur perlintasan kereta api. Baik itu perlintasan tanpa palang atau perlintasan dengan palang swadaya masyarakat. Biasakan tengok kanan dan kiri sebelum melintas di perlintasan kereta api. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya laka yang melibatkan kereta api dengan kendaraan bermotor,” kata Ipyu Candra.


Sementara itu, Manajer Humas KAI, Krisbiyantoro mengatakan, usai terjadinya laka tersebut, petugas KAI Unit PAM, Polsuska Sugiyono, langsung mendatangi lokasi dan menghubungi Polsek Tegowanu. Kerumunan warga langsung dibubarkan agar jalur hilir dan hulu dapat aman dan lancar.


“Kami dari KAI Daop 4 Semarang berkoordinasi dengan PAM wilayah tersebut untuk menutup perlintasan karena sangat berbahaya bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” ujar Krisbiyantoro Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang. Ng-Tang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar