res

Gara-gara Blokir Nomor HP, Seorang Ibu Di Taput Ditusuk Perutnya Hingga Dua Kali - Cakrawala Online

Breaking

21 Februari 2022

Gara-gara Blokir Nomor HP, Seorang Ibu Di Taput Ditusuk Perutnya Hingga Dua Kali



Taput-Cakrawalaonline, Setelah lima hari  melarikan diri , tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga atas nama korban Stevy Simanjuntak ( 30 ) warga Kelurahan Partali Toruan Taput, akhir nya berhasil di ringkus sat reskrim polres Taput jumat ( 19/2) dari persembunyian nya di Kecamatan Onang Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan.


Tersangka atas nama James Adi Sitompul ( 25 ) warga Desa Tapian Nauli Kecamatan Onan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah. Tersangka melakukan penganiayaan atas diri korban Senin ( 14/2) pukul 21.00 wib,  di rumah korban sendiri, dimana saat kejadian suami korban tidak berada dirumah karena sedang kerja jaga malam.


Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ronald Sipayung S. SIK. MH melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan tersangka. Setelah Opsnal Sat Reskrim berhasil menangkap tersangka, tersangka mengakui semua perbuatan nya telah melakukan penganiayaan atas diri korban dengan menggunakan pisau sebanyak tiga kali. 


Perbuatan tersebut dilakukan tersangka, karena merasa tersinggung dengan korban karena nomor HP nya di blokir sehingga tidak bisa berkomunikasi. 


Tersangka yang merupakan supir di salah satu pemilik toko di siborongborong tersebut menceritakan kepada penyidik, pada hari Senin tanggal (13/2) tersangka menghubungi korban melalui HP dan mengatakan " Tanggal (14/2) ulang Tahun korban dan ingin merayakan secara bersama-sama di Tarutung. 


Namun korban langsung memblokir Nomor tersangka sehingga tidak bisa lagi komunikasi. Pada tanggal ( 14/2) tersangka mengganti nomor dan menghubungi korban kembali. Setelah sempat bicara, korban kembali memblokir nomor tersebut. 


Atas tindakan korban , tersangka merasa tersinggung. Selasa ( 14/2) tersangka datang dari tempat kerjanya siborongborong dengan menggunakan sepeda motor dan mempersiapkan sebilah pisau. 


Sebelum tersangka bertindak, terlebih dahulu memonitor situasi dan tempat pukul 21.00 wib, tersangka menggedor-gedor pintu rumah korban. Setelah korban membuka pintu,; tersangka langsung menikam perut korban sebanyak dua kali  kemudian  menikam  punggung korban satu kali. 


Begitu korban terjatuh, tersangka pun melarikan diri dan korban di bawa tetangga kerumah sakit. Korban melarikan diri hari pertama ke onan tukka kampungnya sendiri. Merasa tidak nyaman, korban berpindah tempat ke daerah barus Tapanuli Tengah dan hari kamis bersembunyi di Kecamatan Onanganjang Kabupaten Humbang Hasundutan. 


Saat tersangka di Onang Ganjang petugas kita sudah mengkuti. Namun terpantau oleh tersangka lalu tersangka bersembunyi di hutan dan meninggalkan sepeda motor nya di pinggir jalan. 


Jumat (19/2) tersangka berhasil di tangkap dari hutan persembunyiaannya.

Saat ini tersangka sudah di tahan dengan pasal 351 ayat 2 ( Penganiayaan Berat )  KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. 


Sedangkan korban masih dalam perawatan di RSUD tarutung untuk pemulihan kesehatan. Panji Simanungkalit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar