Dompu- Cakrawalaonline , Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Dompu yang dirangkaikan upacara di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kab.Dompu.
Dua Direktur utama peran penting di Dunia kesehatan , Direktur RSUD Dompu dr.Fitratul Ramadhan , Direktur RSUD Manggelewa dr.Hj.Laela Soraya. Kegiatan tersebut kebanggaan tersendiri didunia kesehatan dihadiri Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH., Sekda, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM., M.MKes, Kapolres, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, SIK., Kejari, Lusiana Bida, SH., MH., Asisten I, Asisten II, Pimpinan OPD, Kepala BLUD Puskesmas Kempo, Soriutu Derniekalita, Camat, Karyawan/Karyawati Dinas Kesehatan dan Tamu Undangan yang sempat hadir.!
Rangkaian kegiatan Upacara dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) tersebut mengusung tema "Generasi Sehat, Masa Depan Sehat"menuju generasi Emas di tahun 2045.
Tema yang diusung adalah seruan pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa kualitas derajat kesehatan hari ini, menuju hari esok sangat potensial menentukan peradaban bangsa di masa depan.!.
Dalam acara yang diagendakan Wabub Syirajuddin SH, wakil Bupati Dompu menyampaikan sambutan tertulis Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
Wabup Syirajuddin , mengatakan 84 Juta anak Indonesia hari ini akan mencapai usia produktif pada tahun 2045, tepat satu abad Indonesia merdeka. Kita hanya memiliki 2 dekade lagi untuk memastikan mereka tumbuh sebagai generasi yg sehat, tangguh, dan unggul.
"Empat tahun terakhir, kita telah menepati transformasi kesehatan Indonesia sebagai pondasi menuju masa depan tersebut. Fokus kita bergeser dari mengobati orang sakit, menjadi menjaga orang sehat tetap sehat. Transformasi kesehatan harus terus kita gaungkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan akses yg mudah, kualitas yg baik, dan biaya yg terjangkau" ujarnya.
Lanjutnya capaian enam pilar transformasi kesehatan menunjukkan bukti nyata kerja keras dan kolaborasi seluruh insan kesehatan Indonesia. Hari Kesehatan Nasional Ke- 61 adalah momentum refleksi dan apresiasi atas pencapain strategis yang telah kita raih bersama, sekaligus ajakan untuk terus melanjutkan gerakan bersama ujarnya.
Pilar pertama. Transformasi layanan primer sebagai layanan yang paling dekat dengan masyarakat.
Pilar kedua. Transformasi layanan rujukan dengan fokus meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit.
Pilar ketiga. Transformasi sistim ketahanan kesehatan menunjang ketersediaan obat, vaksin, dan alat kesehatan di dalam negeri.
Pilar keempat. Transformasi pembiayaan kesehatan untuk memastikan pembayaran yang cukup, adil, efektif dan efesien.
Pilar kelima. Transformasi SDM kesehatan yg menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan.
Pilar keenam. Transformasi teknologi kesehatan sebagai lompatan pelayanan kesehatan yang beradaptasi dengan perkembangan teknologi dunia.
Diakhir Wabub mengajak semua pihak dengan momentum peringatan HKN tahun 2025 untuk menguatkan komitmen dalam pembangunan bidang kesehatan.
"Mari jadikan Hari Kesehatan Nasional ke-61 ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, menumbuhkan optimisme, dan melanjutkan transformasi kesehatan Indonesia dengan terus membangun kesehatan dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat sekitar, di Tingkat Desa, Kabupaten/Kota, Propinsi, hingga seluruh Indonesia. Dari individu dan keluarga yang sehat raga dan jiwanya, akan lahir masyarakat yg kuat, demi menyongsong tercapainya Indonesia Emas 2045", tegasnya.
Upacara yang diagendakan berjalan aman tertib dan lancar dan bertindak sebagai petugas upacara Wabup Syirajuddin sebagai Inspektur Upacara, Perwira Upacara, Sekdis Kesehatan, Surawan, SKM., Komandan Upacara, Hj. Maria Ulfa, S.ST., M.Kes., Pembaca Naskah pembukaan UUD 1945, Dewi Layla Mahligai Putri., SST., M.Kes., Pembaca Doa, Nasrullah, SKM.. Penyuluh Epidemiologi dan Paduan Suara, Dinas Kesehatan kabupaten Dompu.
Seusai upacara di lanjutkan dengan Penyerahan Penghargaan dan Hadiah Lomba dan Penyerahan Satya Lencana Karya. (Z)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar