Dompu Cakrawalaonline, Dana yang dimaksud berasal dari GNO (hibah luar negeri) untuk pembangunan kecamatan, tapi diduga telah dikorupsi. Dana tersebut melalui Dinas DPMPD saat beliau Supardin menjabat kepala Dinas.
Alurnya Dana itu dikelola, harus ada lembaga /organisasi yang di kenal pnpm mandiri ketua pjok Kabupaten Cimbolon dan Pjok Kecamatan Drs.Budirahman sebelum di lantik jadi Camat Kempo.
Maka ketua lembaga anti korupsi, Ihwan, pengawas Syamaudin H.Talib, Wahyudin, inisiatif menyelamatkan keuangan negara, meminta Badan pemeriksaan Keuangan( BPK)Kejaksaan tinggi Mataram( kejati), Kejaksaan Negeri Dompu(Kejari)bisa mengaudit petugas UPK, diubah status Badan usaha milik Desa bersama( Bumdesmas) antra lain Ketua HD, bendahara LD, anggota CC, NN, RT, RN. Adapun nilai dana yang dikelola selama ini sebesar 4 m, namun diduga telah digelapkan. Selain itu ketua kelompok Masyarakat yang memanfaatkan Dana juga diharapkan lemgaga legislatif ( DPRD)Dompu dapat melakukan inveatigasi Dana upk yang telah di ubah statuanya menjadi Badan usha milik Desa bersama ( Bumdesmas mas) masyarakat yang turut memijam uang juga agar bisa di panggil untuk memberikan pertanggung Jawaban keuangan tersebut .
Tokoh masyarakat melalui ketua lembaga anti Korupai, Ihwan dan Syamaudin H.Talib menyebutkan Yuliana asal soro Barat yang telah daftar pencarian orang(DPO), agar pihak kejari, kejati, BPK, mencari keberadaan Yulina yang telah membawa lari uang 150 juta, mengakibatkan kerugian negara dan merugikan kelompok masyarakat .z

Tidak ada komentar:
Posting Komentar