res

Banjir Besar Meluas Menenggelamkan Wilayah Lamongan - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Tukino Warga Karangmojo Gunungkidul Meninggal Diperkirakan 10 Hari Lalu

09 Maret 2026

Banjir Besar Meluas Menenggelamkan Wilayah Lamongan



Lamongan -Cakrawalaonline, Banjir yang menggenangi 5 kecamatan diwilayah kabupaten Lamongan itu sudah berlangsung selama 3 bulan.

5 kecamatan yang terdampak banjir itu berada di wilayah kecamatan Kalitengah, kec. Karang binangun, kec. Turi, kec.glagah dan kec.Deket.


Banjir yang menenggelamkan wilayah itu adalah akibat curah hujan yang tinggi hampir setiap hari sehingga sungai-sungai di Bengawan Jero itu tidak mampu lagi menampung volume air hujan, sehingga air meluber ke area perkampungan desa, sawah, dan tambak diwilayah itu 


Air yang menggenangi wilayah itu setinggi 50 cm hingga 100 cm.

Akibatnya ratusan hektar sawah dan tambak di 5 kecamatan itu semuanya ludes tenggelam diterjang luapan banjir.

Dengan demikian akibat banjir yang melanda itu dapat dipastikan di 5 wilayah kecamatan tersebut para petani gagal panen dengan kerugian yang susah untuk dihitung.


Dampak dari banjir itu tidak hanya rumah penduduk, sawah atau tambak saja yang diterjang, tetapi jalan-jalan raya yang menghubungkan ke berbagai kecamatan dan kota juga ikut tenggelam.

Akibatnya lalu lintas kendaraan menjadi terganggu bahkan banyak kendaraan yang nekat melewati jalan itu akhirnya  menjadi mogok ditengah jalan yang tergenang banjir itu.


Kondisi banjir yang melanda wilayah kecamatan di kabupaten Lamongan  itu hampir tiap tahun terjadi. Tetapi di tahun 2026 ini adalah termasuk banjir yang paling besar terjadi diwilayah itu 


Dalam situasi dan kondisi banjir yang sedang terjadi itu bupati Lamongan dan wakil gubernur Jawa timur pada Minggu lalu sudah melakukan peninjauan di wilayah yang terdampak banjir itu. Dengan adanya peninjauan bupati dan wakil gubernur itulah masyarakat setempat  yang terdampak banjir pada Minggu 8 Maret 2026 kepada awak media menyampaikan dan berharap agar pemerintah daerah bisa segera membuat solusi agar banjir tahunan diwilayah itu bisa teratasi dan tidak terjadi lagi dikemudian hari.


Masyarakat yang terdampak banjir diwilayah itu kini semakin susah karena gagal panen. Tidak hanya itu dapat dipastikan tidak bisa merayakan hari idul Fitri sebagaimana layaknya. Pri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar