Dompu--Cakrawalamerdeka.Com.! Petani jagung di Dompu NTB, mulai aktifitas panen, Sudah mencapai 40 %, dipantau wartawan, di Manggekewa , woja dan Kempo, sementara Harga jagung standar di luar HPP Rp 5.900/kg, sudah turun 5.300-5.500 semoga bisa bertahan dan menguntungkan petani. Herianto petani jagung di Kampasi Meci, dan Asalam di ta,a dan kempo, berharap harga tetap stabil, mengingat HPP Rp 5.500/kg. Panen jagung awal Februari 2026 ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani! Ujarnya.🌾 Mengingat lebih lanjut tentang harga jagung di daerah lain, berfatif.!
Harga jagung di Desa lain, seperti Dorokobo, dan Taa, masih menguntungkan petani, Rp 5.300-5.500 Dengan harga ini, petani bisa menikmati kehidupan yang lebih sejah dan sejahtera. Semoga harga jagung tetap stabil dan terus meningkatkan kesejahteraan petani di Dompu, ini pernyataan petani jagung! di dorokobo, karyawan Pak.Luh pengusaha sukses di Dorokobo, 8-3-26, dan Ta,a.!🌾
Pemerintah belum menetapkan rencana panen raya dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung untuk awal 2026. Namun, pemerintah tetap menetapkan HPP jagung sebesar Rp 5.500 per kilogram untuk kadar air 18-20% pada 2025, dan diharapkan dapat melindungi petani dari fluktuasi harga ¹ ².
Produksi jagung nasional diproyeksikan mencapai 18 juta ton pipilan kering pada 2026, dengan surplus produksi yang signifikan. Pemerintah juga berencana menghentikan impor jagung pada 2026 dan meningkatkan ekspor jagung ² ³.
PPL Kecamatan Manggelewa belum memberikan informasi lebih lanjut tentang rencana panen raya dan penetapan HPP jagung. Namun, diharapkan pemerintah dapat segera menetapkan rencana tersebut untuk melindungi kepentingan petani dan meningkatkan produksi jagung nasional.
Momen menjelang panen raya Kadis Pertanian Syahrul Ramadhan menuturkan standar hpp jagung Rp 5.500, dan menurut rencana Panen Raya jagung sekitar ahir Maret, atau awal April 2026, ujarnya di Ruang kerja, 3-3-2026 lalu.(*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar