DIY Gunungkidul, Cakrawala merdeka. Com. Sejumlah Pamong Kalurahan, pengurus perpustakaan dan tokoh asyarakat Kalurahan Petir mengikuti sosialisasi Literasi Budaya Membaca yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan DIY.
Acara sosialisasi berlangsung di Balai Kalurahan Petir, Rongkop,Gunungkidul, Selasa 7 April 2026.
Dengan mengusung tema Implementasi Pemda DIY No :1 Tahun 2021,kali ini menghadirkan dua narasumber yaitu Drs. Arif Setiadi, S.IP dan Edi Susilo, S.IP.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah,yang diwakili Chrestina Erni Widyastuti,S.E., M.Si, dalam sambuatanya mengatakan, melalui Sosialisasi Literasi Budaya Membaca,kita ingin meningkatkan minat bacaasyarakat. Ayo membaca danari berkarya, ajak Erni Widyastuti dihadapan peserta.
Sementara itu, Lurah Kalurahan Petir, Sarju S.IP berharap dengan adanya sosialisasi Literasi budaya membaca seperti ini bisa menggugah semangat membaca bagi masyarakat Kalurahan Petir. Dimana pada era sekarang ini, gemar membaca tidak hanya pada buku, tetapi bisa membaca dengan mengakses media sosial maupun media online yang tidak terbatas. Artinya semua bidang ilmu pengetahuan bisa terakses melalui media sosial.
Sedangkan kedua Narasumber, yaitu Arif Setiadi, S.IP, yang juga seorang anggota DPRD DIY fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN ) dan Edi Susilo,S.IP, pada intinya bahwa sosialisasi Literasi budaya membaca ini menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang Perda DIY No:1 Tahun 2021tentang penyelenggaraan perpustakaan. Kami berharap semua peserta bisa mensosialisasikan Perda ini kepada masyarakat luas, agar nantinya bisa meningkatkan budaya gemar membaca bagi masyarakat.
Membaca adalah sumber awal untuk menguasai semua bidang ilmu.Juga menjadi jendela dunia, menambah wawasan yang luas.Sebab ilmu menjadi pondasi pendidikan, menjadikan kita semakin banyak informasi dan menguasai berbagai bidang, melalui gemar membaca, terang Arif Setiadi.
Disampaikan pula oleh Arif Setiyadi bahwa DIY, secara Nasional paling tinggi,mencapai 79 persen lebih. Pencapaian ini luar biasa sejak tahun 2021 sampai 2024. Sosialisasi ini diharapkan agar budaya gemar membaca bisa merata di semua wilayah DIY. Sebab meskipun meraih predikat paling tinggi nasional, berdasar servai yang falid, budaya gemar membaca ini belum merata di seluruh masyarakat DIY. ( Penulis : WJS/Sabar/Siti M )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar