Dompu, Cakrawala Merdeka – Pemerintah Desa Kadindi Barat menyampaikan aspirasi masyarakat kepada publik terkait sejumlah persoalan yang belum terpenuhi di wilayahnya.
Hasil musyawarah desa menunjukkan masih ada keterbatasan yang berdampak pada kehidupan warga yang berada di bawah garis kemiskinan. Kondisi perumahan tidak layak huni juga hampir ditemukan di setiap dusun.
“Ada 3, 4, bahkan 5 rumah di tiap dusun yang kondisinya tidak layak huni saat kami sampaikan ke media, Selasa (13/5/2026),” ujar Kepala Desa Kadindi Barat.
Beberapa program belum bisa disentuh pemerintah desa karena keterbatasan anggaran, ditambah adanya pemangkasan anggaran. Program tersebut meliputi perbaikan rumah tidak layak huni, pengembangan kampung nelayan, serta pengadaan kendaraan sampah.
Kades Kadindi Barat berharap adanya dukungan dari DPRD Kabupaten Dompu, DPRD Provinsi NTB, DPR RI, dan DPD RI melalui dana pokok pikiran (pokir).
“Masyarakat punya suara di setiap individu anggota DPRD, DPRD Provinsi, dan DPR RI pada pesta demokrasi. Kami berharap suara itu diwujudkan dalam bentuk dukungan anggaran untuk desa kami,” tegasnya.
Ia menambahkan, bantuan melalui pokir sangat dibutuhkan agar persoalan mendasar di desa bisa segera tertangani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kadindi Barat. ( zun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar