res

Puluhan Guru Dompu Datangi BNI, Tuntut Hak TPG DiDuga Diblokir Sepihak - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Patriot Purworejo Runner Up Kejurnas Bola Voli Indoor U-18 2026

08 Mei 2026

Puluhan Guru Dompu Datangi BNI, Tuntut Hak TPG DiDuga Diblokir Sepihak



Dompu, Cakrawala Merdeka – Sejumlah guru di Kabupaten Dompu beramai-ramai mendatangi Kantor Bank BNI Capem Dompu, Jumat (8/5/2026). Mereka menuntut kejelasan atas dugaan pemblokiran rekening Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara sepihak.


Para guru sertifikasi mengaku dana TPG mereka tidak bisa ditarik. Padahal, sejak Januari 2026 pembayaran TPG sudah dilakukan per bulan oleh Pemerintah Pusat langsung ke rekening pribadi guru.


“Sebelumnya, anggaran sertifikasi itu dibayarkan per 3 bulan, tapi sejak Januari 2026 sudah per bulan. Kenapa BNI tanpa koordinasi dengan kita pemilik rekening berani memblokirnya. Ada apa dengan BNI Capem Dompu hari ini,” tegas salah satu guru.


*Rata-rata Rp20 Juta per Guru*

Menurut para guru, pemilik rekening TPG ini terdiri dari guru naungan Dikpora dan guru naungan Kemenag. Nilai yang diduga diblokir BNI Capem Dompu rata-rata di atas Rp20 juta per orang.


Guru mengaku sudah beberapa kali mendatangi BNI untuk konfirmasi, namun Pimpinan Capem BNI Dompu selalu disebut sedang zoom meeting oleh bawahannya.


“Baru Jumat pagi ini kami puluhan guru bisa temui Pimpinan Capem BNI untuk dialog di ruangannya, itu pun belum ada hasil dan belum ada alasan BNI terkait pemblokiran dana kami,” ucap guru.


*BNI: Pimpinan Cabang yang Berwenang*

Dikonfirmasi terpisah, Pimpinan Capem BNI Dompu, Suriawan, menolak diwawancarai media. Ia menyebut hanya Pimpinan BNI Cabang Bima yang berhak memberikan keterangan.


“Mohon maaf saya tidak bisa memberikan jawaban karena hanya pimpinan cabang saja yang bisa menjawabnya,” jawab Suriawan singkat. eab0


*Mekanisme TPG 2026*

Untuk diketahui, per 2026 dana TPG Non ASN disalurkan ke rekening yang dibuat otomatis oleh bank penyalur dan muncul di Info GTK. Guru wajib aktivasi ke bank. Jika tidak aktivasi, dana berisiko dikembalikan ke kas negara. Sementara guru ASN, penggantian rekening hanya disetujui jika ada masalah penipuan atau potongan tidak wajar. bd1f


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BNI Cabang Bima maupun Dinas Dikpora Dompu terkait duduk perkara pemblokiran dana TPG tersebut.(zun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar