DOMPU, Cakrawalaonline – Dalam rangka menjaga kelestarian kawasan hutan dan memperkuat kelembagaan masyarakat, Resort Kampasi melaksanakan serangkaian kegiatan koordinasi pada Senin, 29 Mei 2026.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh staf dan petugas Resort Kampasi. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Resort Kampasi, Mirafudin AW, http://S.Hut. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab dalam setiap langkah kerja di lapangan.
Mirafudin juga menjabarkan secara rinci tujuan utama kegiatan hari itu agar seluruh anggota memiliki pemahaman yang sama terkait sasaran pengawasan, pengamanan, maupun pendampingan kepada masyarakat. Arahan ini menjadi landasan tim untuk bekerja sesuai ketentuan.
Setelah apel, anggota Resort Kampasi bergerak menuju Kantor Desa Suka Damai, Kecamatan Manggelewa. Kunjungan ini bertujuan mempererat kerja sama dan berkoordinasi intensif dengan perangkat desa terkait pengamanan kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan wilayah administratif desa.
Dalam pertemuan tersebut dibahas strategi dan langkah konkret bersama antara pengelola hutan dan pemerintah desa untuk mengawasi serta menjaga batas-batas kawasan hutan agar tidak terjadi pergeseran atau penguasaan sepihak.
Selain aspek keamanan, tim juga menyampaikan imbauan agar pemerintah desa aktif memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat Desa Suka Damai. Pesan utamanya: ajak warga sadar hukum dan sadar lingkungan agar tidak melakukan perambahan hutan, pembukaan lahan liar, maupun penebangan kayu tanpa izin. Segala aktivitas ilegal di kawasan hutan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum tegas sesuai peraturan perundang-undangan.
Tidak berhenti di upaya pengamanan, tim melanjutkan kunjungan ke kediaman Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Oi Kampasi. Pertemuan ini untuk memberikan pendampingan teknis dan penguatan kelembagaan bagi kelompok yang menjadi mitra resmi program Perhutanan Sosial.
Dalam diskusi dibahas pengembangan potensi sumber daya alam di wilayah kelola agar dimanfaatkan secara bijak, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota kelompok serta masyarakat sekitar. Penguatan peran KTH dinilai penting karena kelompok masyarakat adalah ujung tombak program perhutanan sosial yang menyatukan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi.
Kepala Resort Kampasi menambahkan, tanaman bernilai ekonomis di potensi wisata Kampasi Meci sudah sukses dan bahkan sudah berbuah. Ini bukan hanya menanggulangi gundulnya hutan, namun juga bermanfaat untuk mendongkrak nilai ekonomis masyarakat. (Zun)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar