Tiga rumah kayu ludes dilalap api hingga rata dengan tanah.
Belum diketahui penyebab kebakaran rumah tersebut, namun diduga karena salah seorang pemilik rumah yang lupa mematikan kompor usai beraktivitas di dapur.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, total kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp260 juta.
Peristiwa ini pertama kali diketahui saat api mulai membesar dan membumbung tinggi dari salah satu rumah warga.
Berdasarkan data yang dihimpun dari lapangan, tiga rumah yang hangus rata dengan tanah tersebut masing-masing adalah milik Sapiran dengan taksiran kerugian mencapai Rp130 juta. Kemudian rumah milik Wajinah dengan kerugian sekitar Rp100 juta, serta satu unit rumah milik Rahayu Niken dengan kerugian ditaksir sebesar Rp30 juta.(AL/inewsjateng)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar