Kudus- Cakrawalaonline, Seragam sekolah Bima masih tersimpan. Buku-buku pelajarannya pun belum kembali menemani rutinitas sehari-hari. Sudah dua bulan berlalu, remaja 14 tahun asal Kudus, Jawa Tengah ini, tak lagi duduk di bangku sekolah bersama teman-temannya.
Penglihatannya kini terganggu. Tubuhnya juga masih lemah. Untuk berdiri dan berjalan, Bima harus mendapat bantuan dari orang lain. Bima merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ia seharusnya bersiap menjalani tahun terakhirnya di jenjang MTs. Namun, kondisi kesehatan memaksanya untuk sementara meninggalkan sekolah.
Dari rangkaian pemeriksaan yang dilakukan, dokter menyampaikan diagnosis tumor otak. Keluarga kemudian mendapat informasi bahwa Bima membutuhkan penanganan lebih lanjut di RSUP Dr Kariadi Semarang. Namun, rencana tersebut masih menunggu kondisi luka bekas operasi membaik.
Di tengah perjuangan tersebut, biaya pengobatan Bima ditanggung melalui BPJS. Namun, keluarga tetap harus memikirkan kebutuhan lain yang muncul selama proses pengobatan, terutama biaya perjalanan untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
(Fr-liputan6)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar