*DOMPU, http: Cakrawalamerdeka.com* – Kemeriahan Lomba Perahu Dayung di perairan Teluk Saleh Utara, Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, NTB, kini memasuki babak final, Sabtu 12 September 2026.
Lomba ini mengadopsi konsep "Pacu Jalur" yang populer di Riau. Keunikan di Teluk Saleh Torowuwu adalah pelaksanaannya di alam laut, bukan di sungai.
Perahu yang digunakan memiliki panjang 20-25 meter dengan kekuatan 4-6 orang pendayung. Konsep ini meniru tradisi Pacu Jalur di Sungai Kuantan, Riau.
"Kita meniru kata Pacu Jalur yang pernah kita ketahui dari lomba perahu dayung di Riau. Pada momen yang sama, kita lakukan di potensi Torowuwu Teluk Saleh. Ini akan kita jadikan potensi wisata mendunia," ungkap Kades Patowari kepada wartawan.
Lebih jauh, Kades Patowari menyebutkan bahwa event ini ke depan akan dikembangkan sebagai cabang olahraga.
"Selain itu akan dijadikan pacu dayung di alam laut Teluk Saleh menuju PON tahun 2028," jelasnya.
Dengan panorama Teluk Saleh yang indah dan atraksi 4-6 pendayung dalam satu perahu, pemerintah desa optimis kegiatan ini mampu mendongkrak potensi wisata bahari Dompu dan menarik perhatian wisatawan nasional maupun mancanegara.(z)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar