res

Visi misi program calon lurah Parangtritis ( H. KUSWIDODO, SE) - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Visi misi program calon lurah Parangtritis ( H. KUSWIDODO, SE)

09 September 2026

Visi misi program calon lurah Parangtritis ( H. KUSWIDODO, SE)


 Kalurahan Parangtritis merupakan wilayah strategis di Kabupaten Bantul yang memiliki kekayaan potensi alam, budaya, dan ekonomi masyarakat. Letaknya di kawasan pesisir Samudera Indonesia menjadikan Parangtritis dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan, didukung oleh keberadaan pantai, gumuk pasir, seni tradisi, ritual budaya Jawa, serta kehidupan sosial-keagamaan yang masih terpelihara.


Selain sektor pariwisata, Parangtritis juga memiliki potensi pertanian pangan dan hortikultura khas pesisir seperti padi, palawija, bawang merah, dan cabai, yang menjadi sumber penghidupan sebagian masyarakat. Berbagai aset ekonomi kalurahan seperti pasar, kawasan kuliner, dan fasilitas publik seharusnya menjadi pengungkit kesejahteraan warga apabila dikelola secara baik, profesional, dan berkelanjutan.


Namun demikian, dalam dua tahun terakhir terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Parangtritis. Kondisi ini diperkuat dengan beroperasinya Jalan Lintas Selatan (JLS) yang memudahkan wisatawan menuju berbagai destinasi lain di sepanjang pesisir selatan. Perubahan ini menandai bergesernya pola wisata, di mana Parangtritis tidak lagi menjadi satu-satunya tujuan utama, tetapi berpotensi hanya menjadi kawasan lintasan apabila tidak dilakukan penyesuaian strategi.


Di sisi lain, sebagai kawasan wisata terbuka, Parangtritis juga menghadapi tantangan serius berupa kerawanan sosial, penyakit masyarakat, tekanan terhadap lingkungan pesisir, serta risiko bencana alam. Tantangan ini tidak dapat diatasi dengan pendekatan sektoral semata, tetapi memerlukan kepemimpinan kalurahan yang mampu menata kawasan, memperkuat ketertiban sosial, mengelola aset ekonomi, dan membangun kesadaran kolektif masyarakat.


Oleh karena itu, Parangtritis membutuhkan arah pembangunan kalurahan yang adaptif terhadap perubahan, mampu menjadikan pariwisata sebagai sumber kesejahteraan warga, bukan sekadar keramaian sesaat, serta tetap berakar pada nilai budaya, agama, dan kearifan lokal. Kepemimpinan lurah ke depan harus mampu mengubah tantangan menjadi peluang, menjadikan Parangtritis tempat singgah yang wajib, tempat tinggal yang nyaman, dan destinasi yang selalu dirindukan.


Bertolak dari kondisi tersebut, serta selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Bantul yang menekankan tata kelola pemerintahan yang baik, penguatan ekonomi kerakyatan, pelestarian


budaya, dan ketangguhan lingkungan, maka dirumuskan visi, misi, dan program prioritas sebagai arah pembangunan Kalurahan Parangtritis ke depan.


VISI CALON LURAH

"Terwujudnya Parangtritis Yang Berdaya, Berbudaya, Aman, Sejahtera, dan Melayani."

Visi ini menggambarkan arah pembangunan Kalurahan Parangtritis yang berangkat dari potensi nyata dan kebutuhan masyarakat di Kalurahan Parangtritis dengan batasan sebagai berikut: a. Berdaya dimaknai sebagai kemampuan masyarakat Parangtritis untuk mengelola dan


a. memanfaatkan potensi pertanian, hasil tangkapan laut, pariwisata, serta ekonomi lokal secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga warga menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton.

b. Berbudaya berarti menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni, tradisi, serta nilai-nilai budaya lokal sebagai jati diri masyarakat Parangtritis sekaligus sebagai kekuatan sosial dan daya tarik kawasan.

c. Aman mencerminkan kondisi kehidupan masyarakat dan kawasan wisata yang tertib, nyaman, serta memiliki kesiapsiagaan terhadap kerawanan sosial dan potensi bencana pesisir, sehingga warga dan pengunjung merasa terlindungi.

d. Sejahtera dimaknai sebagai meningkatnya kualitas hidup masyarakat secara adil dan merata melalui penguatan ekonomi lokal, pemanfaatan aset kalurahan, dan terbukanya kesempatan usaha bagi seluruh lapisan warga.

e. Melayani menegaskan komitmen pemerintahan kalurahan untuk hadir secara dekat, terbuka, dan responsif dalam melayani kebutuhan masyarakat, membangun kepercayaan, serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan warga.

Visi ini menjadi landasan bagi seluruh misi dan program pembangunan Kalurahan Parangtritis agar berjalan seimbang antara penguatan ekonomi, pelestarian budaya, ketertiban sosial, keselamatan kawasan pesisir, dan kualitas pelayanan pemerintahan.


MISI CALON LURAH

Untuk mewujudkan visi tersebut, ditetapkan misi sebagai berikut:

1. Mewujudkan masyarakat Parangtritis yang berdaya melalui penguatan potensi pertanian, hasil tangkapan laut, pariwisata, dan ekonomi lokal.

2. Mengembangkan dan melestarikan seni, tradisi, dan budaya sebagai identitas serta daya tarik Parangtritis. 

3. Menciptakan lingkungan kalurahan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata melalui pengelolaan potensi dan aset kalurahan.

5. Mewujudkan pemerintahan kalurahan yang melayani, transparan, dan berpihak pada kepentingan warga.

PROGRAM PRIORITAS

1. Parangtritis Melayani Makna program : Pemerintahan kalurahan hadir sebagai pelayan masyarakat yang ramah, terbuka, dan dapat dipercaya.

Arah program:

Pelayanan administrasi yang mudah, cepat, dan jelas.Pemerintahan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan warga

2.  Parangtritis Ramah Wisata, Makna Program:

Penataan kawasan wisata agar nyaman, tertib, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Arah Program:

- Penataan destinasi wisata berbasis kenyamanan dan keamanan.

- Keterlibatan warga sebagai pelaku utama wisata.

4. Parangtritis Ngangeni

Makna program:

Menjadikan seni, tradisi, dan budaya sebagai identitas yang hidup dan daya tarik utama Parangtritis.

Arah program:

- Pelestarian seni dan tradisi lokal.

- Budaya sebagai penguat daya tarik wisata.

5. Parangtritis Tertib dan Aman

Makna program:

Mewujudkan kehidupan sosial yang tertib, aman, dan harmonis.

Arah program:

Penerapan dan penggunaan norma agama dan social untuk pencegahan penyakit masyarakat dan gangguan sosial.

Penguatan ketertiban dan keamanan lingkungan.

6. Parangtritis Sejahtera

Makna program:

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Arah program:

- Penguatan usaha pertanian, nelayan, UMKM, dan ekonomi wisata.

- Pemanfaatan aset kalurahan untuk kesejahteraan warga.

7. Parangtritis Tangguh Pesisir

Makna program:

- Membangun kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap bencana dan menjaga kelestarian lingkungan.

Arah program:

Edukasi dan kesiapsiagaan bencana pesisir. Pelestarian lingkungan pantai dan gumuk pasir.

PROGRAM PRIORITAS 100 HARI KERJA LURAH

Program 100 Hari Kerja disusun sebagai langkah awal yang nyata, terukur, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program ini merupakan penjabaran awal dari enam program prioritas Kalurahan Parangtritis :

1. Program 100 Hari Parangtritis Melayani

a. Fokus pada perbaikan pelayanan dasar dan kehadiran pemerintah kalurahan.

b. Langkah awal:

Penataan ulang standar pelayanan administrasi kalurahan (waktu, alur, dan kepastian layanan).

Membuka hari layanan konsultasi lurah dan pamong untuk warga.

Transparansi informasi layanan dan kegiatan kalurahan.

2. Program 100 Hari Parangtritis Ramah Wisata

a. Fokus pada respons cepat terhadap penurunan kunjungan wisata.

b. Langkah Awal:

Identifikasi dan penataan ringan titik-titik wisata prioritas. Koordinasi pengelola wisata, pedagang, dan kelompok sadar wisata.

Penataan kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata utama.

3. Program 100 Hari Parangtritis Ngangeni

a. Fokus pada upaya menghidupkan kembali daya tarik budaya dan identitas lokal.

b. Langkah awal:

Pendataan kelompok seni, tradisi, dan budaya. Menyusun agenda budaya sederhana berbasis kalender lokal. Mendukung ruang tampil seni dan budaya di kawasan wisata.

4. Program 100 Hari Parangtritis Tertib dan Aman

a. Fokus pada upaya menciptakan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban sosial dan rasa aman warga.

b. Langkah awal:

Penguatan ronda, siskamling, dan patroli lingkungan. Koordinasi penanganan penyakit masyarakat dan gangguan sosial. Penataan aktivitas kawasan rawan secara persuasif.

5. Program 100 Hari Parangtritis Sejahtera

a. Fokus pada upaya awal untuk penguatan ekonomi warga skala kecil.

b. Langkah awal:

Pendataan pelaku UMKM, petani, nelayan, dan pedagang kecil. Mendorong pemanfaatan aset kalurahan yang belum optimal. Fasilitasi pemasaran sederhana produk lokal.

C. Fokus pada upaya menumbuhkan dan menguatkan kesadaran dan kesiapsiagaan wilayah

6. Program 100 Hari Parangtritis Tangguh Pesisir

b. Langkah awal:

Sosialisasi keselamatan pesisir dan kebencanaan. Koordinasi relawan dan kelompok siaga bencana. Dukungan awal pelestarian lingkungan pantai dan gumuk pasir.

Program prioritas 100 hari kerja Lurah merupakan fondasi awal untuk membangun kepercayaan masyarakat dan memastikan bahwa visi "Terwujudnya Parangtritis yang Berdaya, Berbudaya, Aman, Sejahtera, dan Melayani" mulai diwujudkan sejak awal masa jabatan. Program ini akan dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Sabar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar