*DOMPU, Cakrawalamerdeka.com -* Dalam rangka percepatan ekonomi masyarakat yang semakin kompleks dan berdaya saing, Pemerintah Provinsi NTB telah mengucurkan dana anggaran sebesar Rp 300 juta per desa sasaran Program Desa Berdaya.
Merujuk program tersebut, 3 (tiga) desa di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu telah mendapat anggaran yang sama.
Dengan dana yang dikucurkan, Pemerintah Desa Kempo telah menggunakan anggaran tersebut melalui kelompok ternak sapi dan pembuatan kandang di 3 titik, yakni di Dusun Madya, Oilancao dan Padamara.
Kepala Desa Kempo, M. Yunus membenarkan bahwa kelompok tani ternak telah membeli sapi dengan harga rata-rata Rp 8 juta per ekor.
Pada kesempatan yang sama, Desa Tolokalo menjadi salah satu desa percontohan di Dompu yang mampu mendorong peternak untuk meningkatkan usaha tani ternak. Desa tersebut berhasil memelihara ternak sehingga mampu mengekspor ternak sampai ke luar daerah, yakni ke Pulau Jawa.
KUPTD Keswan Kempo Abdul Haris SP, sebagai mitra petani ternak ditanya wartawan terkait perkembangan pengolahan sapi, Abdul Haris, Kepala UPTD Peternakan Kecamatan Kempo menjelaskan, perkembangan peternakan di Tolokalo sangat pesat.
"Kalau perkembangan Tolokalo bidang peternakan sangat pesat perkembangannya, bukan hanya hasil dari kawin alam tapi kawin suntik / Inseminasi Buatan (IB) sudah cukup pesat juga perkembangannya, karena dapat ditunjang juga dengan keberadaan pakan ternak yang berkualitas terutama lamtoro, gamal dan rumput pacong. Dan kelompok tani ternak selalu aktif memelihara, merawat ternaknya," kata Abdul Haris.
*( Z)*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar