*DOMPU, Cakrawalamerdeka.com -* Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Dompu tetap eksis melakukan penanaman mangrove untuk menahan abrasi pantai.
Dislutkan Kabupaten Dompu mengapresiasi masyarakat yang terus menggenjot kegiatan penanaman mangrove. Lebih kurang 1,5 hektar mangrove telah berhasil ditanam selama ini di lokasi Dusun Nciu, Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kab. Dompu.
"Selain lokasi yang layak di tepi pantai juga telah berusaha menanam di Moti Toi, Wadu Naru, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo," ujar Bunga Dian dan Zaenal Arifin dari Dinas Kelautan dan Perikanan.
Kadis Kelautan dan Perikanan Kab.Dompu H.Amirudin S Hut, melalui Kabid tà ngkap pengelolaan pesisir pantai dan pulau pulau kecil, Zaenuddin fungsional pengelolaan ekosistem pesisir dà n laut, menuturkan, tidak menutup kemungkinan penanaman mangrove akan terus dilakukan setiap tahun di sepanjang pantai sesuai dengan potensi ekosistemnya, namun susah keberlangsungan hidupnya.
"Maka dalam kesempatan tersebut Dinas Kelautan dan Perikanan mengharapkan pada masyarakat untuk ikut mendorong dan sama-sama menjaga kelestarian alam," katanya.
Tujuan Pemerintah Dinas Kelautan dan perikanan Kab.Dompu melakukan penanaman mangrove, selain menjadi tempat bertelurnya ikan, kepiting, menahan abrasi, mengembalikan kondisi alam yang lebih sejuk, tempat beranak pinak spesies ikan, hingga menyumbang oksigen baru dan lain-lain, ungkap Zen.
Pada tahun 2027, mendatang akan menanam manggrov, di setiap pantai, yakni Ncuni Desa kwà ngko, Kecamatan Manggelewa, pantai Nisa Pudu, Desa Soro, pulau Nisa Kecamatan Manggelewa, pantai Wadu Naru Desa Soro barat, pantai torowuwu Desa Soro dan Pantai bara kecamatan Pekat, kegiatan penanaman telah berhasil sekitar 1 5 hektar di Desa Soro, menjadikan contoh dalam proses penghijauan mengatasi abrasi.*(Z*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar