*DOMPU - Cakrawalamerdeka.com.* Lagu legendaris _Nggahi Rawi Pahu_ akhirnya resmi ditetapkan sebagai Mars Kabupaten Dompu. Pengukuhan warisan budaya yang telah hidup lebih dari 50 tahun ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Dompu.
Mars ini merupakan karya budayawan dan sejarawan Dompu Alm. H. Israil M. Saleh sebagai pencipta lagu, dengan aransemen oleh musisi senior Jhoni Keke (Joni Balukea).
Pemkab Dompu memberikan penghargaan atas jasa dan dedikasi keduanya. Penghargaan diserahkan langsung Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE kepada ahli waris Israil M. Saleh, Hj.Nurhaidah, dan kepada Jhoni Keke pada malam ramah tamah HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Dompu, 17 Agustus 2026 lalu.
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata melalui Kabid Kebudayaan Dedi Arsyk menyebut, Mars Daerah menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan semangat kebersamaan masyarakat. _Nggahi Rawi Pahu_ yang artinya satukan kata dan perbuatan, merepresentasikan jati diri Dou Dompu.
Lagu ini memang sudah lama dikenal. Makna filosofisnya dalam: _Nggahi_ = ucapan, _Rawi_ = perbuatan, _Pahu_ = bukti nyata. Apa yang diucapkan harus diwujudkan dalam tindakan.
Saat ini Lagu Mars _Nggahi Rawi Pahu_ telah dinyanyikan dalam berbagai kegiatan resmi. Pemerintah berencana akan mendistribusikannya ke sekolah-sekolah dan instansi pemerintah agar dinyanyikan setelah lagu Indonesia Raya dalam setiap upacara resmi.
Motto _Nggahi Rawi Pahu_ sendiri telah menjadi motto resmi Kabupaten Dompu sejak lama, dan kini semakin dikukuhkan dengan statusnya sebagai Mars Daerah.(z)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar