res

Pemalang Termiskin "Ekstrim", Direspons Fraksi Golkar - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Siklus Sejarah Terbentuknya Kecamatan Manggelewa

08 Oktober 2021

Pemalang Termiskin "Ekstrim", Direspons Fraksi Golkar



Pemalang - Cakrawala Online, Fraksi Partai Golkar melalui seorang anggotanya, Rismanto, menanggapi pernyataan Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin yang menyebut Kabupaten Pemalang termasuk Satu dari 5 Kabupaten di Propinsi Jawa Tengah merupakan daerah termiskin "Ekstrim".


"Kami dari Fraksi Partai Golkar mencermati dan merasa terpanggil sesuai kewajiban serta amanat tugas sebagai anggota DPRD, atas pernyataan wapres yang menyatakan Kabupaten Pemalang masuk kategori Kabupaten Termiskin  Ekstrim," Ujar Rismanto.


Lebih lanjut, anggota dewan yang kerap mengenakan blangkon jawa ini, mengatakan bahwa apa yang dikatakan Wapres. Ma'ruf Amin, benar adanya, karena berdasarkan data dari Staf Khusus Kepresidenan RI.


"Dalam hal ini, kita sebagai masyarakat Pemalang harus lebih prihatin dan selaku anggota DPRD harus lebih maksimal dalam memprogramkan pengangkatan kemiskinan, tentunya harus bekerja sama antara Legislatif dengan Eksekutif," Ucap Rismanto.


Pria yang selalu naik sepeda "Onta" di setiap DPRD Kabupaten Pemalang menggelar rapat paripurna tersebut, menambahkan bahwa menurut WHO(World Health Organization), kota atau kabupaten kategori tidak miskin adalah masyarakat yang PDRB atau pendapatan perkapita hariannya diatas 6 Dollar.


"Sedangkan berdasarkan Survey yang dilakukan oleh Staf Khusus Kepresidenan RI, untuk Kabupaten Pemalang, pendapatan rata-rata masyarakatnya hanya 1,4 Dollar atau setara dengan Rp 18 ribu per hari, sehingga kesimpulannya, Kabupaten Pemalang masuk kategori termiskin Ekstrim," Tandas Rismanto.


Rismanto atas nama Fraksi Partai Golkar berpendapat, bahwa untuk mengatasi masalah kemiskinan "Ekstrim", Pemerintah Kabupaten Pemalang khususnya perlu melakukan terobosan-terobosan yang mampu menanggulangi masalah tersebut.


"Perlu adanya Recovery program dibidang ekonomi, seperti: penumbuhan UMKM, pelatihan ternak pertanian, dengan cara pembinaan pada masyarakat agar mereka mau mengubah Mindset, kemudian program padat karya, pendampingan pada kegiatan kreatifitas yang membuka lapangan pekerjaan skala kecil atau menengah, menumbuhkan kredit mikro, mempercepat program KOIN(Kota Industri), pembangunan skala prioritas untuk daya dukunh kesehatan, pertanian, pendidikan, dan perdagangan, serta hal-hal yang meningkatkan penghasilan rakyat," Jelas Rismanto.


Rismanto mewakili Fraksi-nya mengingatkan pada Pemda. Pemalang agar dalam pelaksanaan programnya, pemerintah harus di-imbangi dengan kinerja OPD yang lebih mengerti dan mampu menjalankan tugas sesuai dengan program yang sudah dicanangkan.


(Reporter:Slamet SBL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar