res

Direktur NCW NTB Layangkan Surat Aduan Ke Kajagung RI Terkait Kasus BLUD RSUD Praya - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Siklus Sejarah Terbentuknya Kecamatan Manggelewa

16 November 2022

Direktur NCW NTB Layangkan Surat Aduan Ke Kajagung RI Terkait Kasus BLUD RSUD Praya





Mataram,(NTB) Cakrawala Online - Menindaklanjuti rujukan surat yang sebelumnya dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakaat   (LSM  NCW) NTB Corruption Watch dengan Nomer  : 067/LSMNCW/XI/2022 tertanggal 26 September 2022 terkait perhihal perbuatan  melawan hukum yang mengakibatkan potensi kerugian keuangan negara pada RSUD Praya Lombok Tengah yang dilakukan Mantan Dirut RSUD Praya Dan Dewan Pengawas RSUD Praya Lombok Tengah.

Menindaklanjuti laporan tersebut kepada media Dir NCW Fathurrahman mengatakan bahwa mempertanyakan Kembali terkait persoalan kasus tersebut,dimana menurutnya  laporan pihaknya  hingga tanggal 15 november 2022 ini  pihaknya masih belum menerima kejelasan dan tindaklnjut persoalan tersebut dimana menurut Fathurrahman juga  pihaknya belum pernah di panggil terkait laporannya tersebut bahkan terkait permintaan  keterangan tambahan dari pihak kejaksaan .

“Kami meminta  kepada  bapak Komisi Pengawasan  untuk segera menindaklanjuti atau mengatensi lebih serius  kasus yang kami laporkan  tersebut serta mengevaluasi kepala kejaksaan tinggi Mataram” ungkapnya.


Lebih lanjut ditambahkan Fathurrahman, melalui pengaduan Masyarakat  atau DUMASAN ini, pihaknya  juga meminta  pihak kejaksaan Tinggi Mataram NTB yang diduga tidak becus menjalankan  kewajiban sesuai UU yang berlaku, sehingga  bila pihak kajati Mataram tidak  mengatensi  Kembali kasus tersebut maka NCW akan  Kembali mempertanyakan kinerja pihak Kejaksaan Tinggi Mataram terkait penyelesaian persoalan tersebut.


“kami meminta agar kejaksaan tinggi mataram segera megatensi kasus BLUD UTD RSUD Praya yang kami laporkan beberapa bulan lalu tersebut termasuk persoalan aliran dana dewan pengawas dan peminjaman alat kesehatan operasi  rumah skait swasta di Lombok Tengah itu,"tutup Fathurrahman.(Zun)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar