res

Saat Beli Cilok Seorang Remaja Di Simpang Lima Purwodadi tiba-tiba Dikeroyok 70 Pemuda Pemotor. Seperti Inilah Kondisinya... - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar Redaksi Cakrawala Media Group Mengucapkan Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1 Syawal 1445 H

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Obyek wisata dermaga Soro , pusat rekreasi.

11 Agustus 2023

Saat Beli Cilok Seorang Remaja Di Simpang Lima Purwodadi tiba-tiba Dikeroyok 70 Pemuda Pemotor. Seperti Inilah Kondisinya...



Grobogan-Cakrawalaonline, Video viral adanya penganiayaan yang terjadi di Jalan R. Soeprapto, Purwodadi, Grobogan pada Senin (7/8/2023) direspon cepat oleh Sat Reskrim Polres Grobogan.


Dalam video yang beredar, sekelompok pemuda yang melakukan konvoi berjumlah kurang lebih 70 orang dengan mengendarai sepeda motor tiba-tiba melakukan penganiayaan terhadap IJM (15) yang saat itu sedang membeli cilok yang berada di trotoar sebelah kanan SPBU Simpanglima Purwodadi.




Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan dalam konferensi pers mengatakan, kurang dari 24 jam Satreskrim Polres Grobogan berhasil mengamankan 12 orang terduga pelaku.


“Kita laksanakan secara cepat, agar tidak meluas terhadap kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab,” kata Kapolres Grobogan.


Disampaikan Kapolres Grobogan, untuk modus operandi saat ini masih didalami oleh penyidik dari Sat Reskrim Polres Grobogan.


AKBP Dedy Anung Kurniawan menambahkan, terkait kondisi saat terjadinya peristiwa tersebut, sekelompok anak muda itu tidak ada yang terpengaruh oleh minuman keras.


“Kondisi semuanya sadar, saat terjadinya konflik juga mereka menyadari semua, dan pada saat diperiksa penyidik juga tidak ada yang mabuk minuman keras,” jelas AKBP Dedy Anung Kurniawan.


Dalam insiden tersebut, Sat Reskrim Polres Grobogan juga mengamankan barang bukti berupa dua buah senjata tajam jenis celurit, satu bom molotov buatan dan satu buah ponsel.



Sat Reskrim Polres Grobogan bakal menjerat sekelompok pemuda tersebut dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal Sembilan tahun penjara.


Kapolres Grobogan menekankan kepada semua pemuda, baik dari kelompok manapun, atau dari aliansi manapun untuk tidak ada yang mencoba-coba berbuat onar atau melakukan tindakan yang merugikan orang di wilayah Kabupaten Grobogan.


“Jika ada sekolompok pemuda yang mencoba membuat onar dan mengganggu ketertiban di wilayah Grobogan, akan kami tindak tegas. Kami tidak memandang dari organisasi atau aliansi mana. Ini untuk Grobogan yang aman dan kondusif,” tandasnya. Wn


Tidak ada komentar:

Posting Komentar