res

Kens Si Bandar Sabu-Sabu di Bona Pasogit , Perjalanannya Berakhir di Penjara Polres - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bank Indonesia 5 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Gaji ASN akan Naik Lagi 2025, Jadi Berapa?

25 September 2023

Kens Si Bandar Sabu-Sabu di Bona Pasogit , Perjalanannya Berakhir di Penjara Polres



TAPUT - Cakrawalaonline, gabungan pemberantasan Narkoba Polres Taput akhirnya berhasil menjebloskan Kennedi Sibarani alias Kens, ( 43 ), warga Simaungmaung dolok, kelurahan Hutatoruan XI, kecamatan Tarutung, Taput ke sel tahanan polres  Taput. 


Kens, yang merupakan bandar narkoba jenis sabu-sabu di bonapasogit kabupaten Taput itu, berhasil ditangkap tim gabungan sat reskrim dan narkoba, dari perbatasan Sumut -Riau tepatnya di kecamatan kota pinang, kabupaten labuhan batu, kamis,  (21/9) ketika akan melarikan diri.


Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H,  melalui kasat narkoba AKP M. Agus Santoso  membenarkan penangkapan tersangka Kens.


Santoso menjelaskan, tersangka Kens merupakan residivis pada kasus narkotika di tahun 2020 dan  tersangka sudah menjadi target operasi kita, dimana dirinya sudah merupakan DPO ( Daftar Pencarian Orang ) setelah beberapa bulan yang lewat.


Kens yang sudah berpengalaman dalam menjalankan bisnis haram nya, membentuk satu sindikat dan banyak  jaringan yang sudah masif dan terstruktur sehinga sempat membuat tim kesulitan untuk menangkapnya.


Didalam jaringan pengedarnya tersangka Kens saat transaksi selalu di belakang layar dan masih ada orang-orang yang dipercaya untuk menemuinya ataupun sebagai peran lainnya.


Artinya permainan bisnis haramnya tersangka sangat tertutup, licik dan diyakini safety oleh para pengikutnya.


Namun demikian, langkah dan pergerakan tersangka selalu di pantau oleh tim yang kita bentuk hingga waktu yang tepat posisi tersangka pun terpantau dan perburuan pun dilakukan & tersangka berhasil diboyong ke Polres Taput.


Tersanka kens mengakui barang haram tersebut diambil di medan dengan rata-rata 100 hingga 200 gram setiap minggunya untuk diedarkan di bona pasogit dengan omzet hingga ratusan juta per bulan


Saat ini tersangka masih pemeriksaan intensive di polres Taput untuk mengungkap jaringan-jaringan lain yang ada.


Santoso mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut membantu melaporkan peredaran maupun penyalah gunaan narkoba melalu baik secara langsung maupun melalui telphone 110 ataupun WA. 0821-9595-9595.


Yang pasti setiap warga yang memberi informasi akan tetap kita lindungi,"Terangnya. P S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar