res

Sempat Dikira Meninggal, Bocah Tanpa Identitas Tergeletak Tak Sadarkan Diri di Pinggir Jalan Lingkar Utara Kudus - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bank Indonesia 5 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Gaji ASN akan Naik Lagi 2025, Jadi Berapa?

17 Oktober 2023

Sempat Dikira Meninggal, Bocah Tanpa Identitas Tergeletak Tak Sadarkan Diri di Pinggir Jalan Lingkar Utara Kudus

KUDUS – Cakrawalaonline, Warga di sekitaran Jalan Lingkar Utara, turut Desa Bacin sempat digegerkan dengan penemuan bocah tergeletak di badan jalan.

Warga sempat menduga sang bocah tersebut tewas.

Bocah tersebut diduga ditemukan tergeletak di sekitaran barat UMK pukul 13.00.

Bocah berjenis kelamin laki-laki tersebut sempat mendapatkan perawatan di klinik setempat.

Korban sempat diberikan makan dan minum. Saat diajak komunikasi bocah tersebut tak merespon.

Bocah berkaus merah itu akhirnya dievakuasi ke RSUD Loekmono Hadi sekitar pukul 14.00.

Menurut keterangan satpam di sekitar lokasi, Adi A menyatakan, bocah tersebut sempat menyeberang jalan di tengah kendaraan sedang ramai.

Ia nekat menerobosnya. Bahkan bocah itu hampir diseruduk oleh truk yang melintas.

”Akhirnya ia turun ke kalen (Saluran irigasi, Red), naik lagi kebun dekat pabrik. Dan tergeletak,” katanya.

Melihat bocah tersebut tergeletak, warga sekitar yang menyaksikan hal itu sempat panik. Warga tak berani menolong. Bahkan warga yang datang sempat berpikiran bocah tersebut tewas.

”Sempat dikira bocah itu meninggal, dan tak ada yang berani mendekat,” katanya.

Selang 30 menit, bocah tersebut akhirnya dievakuasi oleh warga.

Bocah tanpa identitas itu dicek kesehatannya oleh tim medis yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Kabid Pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Achmat Luthfi Yakim menyatakan, korban saat ini tengah mendapatkan perawatan.

Bocah itu sedang ditangani di ruang perawatan jiwa.

”Saat ini masih diobservasi untuk penanganan dari terapi dokter spesialis jiwa,” ungkapnya.

Dia menambahkan, secara keseluruhan korban mengalami sadar diri. Serta mengalami apatis.

Sementara tanda vital masih dalam batas noraml. Hanya saja, secara spesifik ke arah kejiwaan masih dalam obeservasi dari dokter. Cl – Sumber : Radar Kudus

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar