res

Diduga Salah Sasaran, Remaja di Medan Kritis Usai Kepala Tertembak Polisi saat Bubarkan Tawuran - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 78,1 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sebanyak 91 Atlit POPDA Jateng 2024 Dilepas Bupati Pemalang

18 Januari 2024

Diduga Salah Sasaran, Remaja di Medan Kritis Usai Kepala Tertembak Polisi saat Bubarkan Tawuran


MEDAN
 – Cakrawalaonline, Insiden penembakan yang diduga dilakukan oknum personel Polres Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumut, terjadi di Jalan Makam Pahlawan, Lorong Kenangan, Kecamatan Medan Belawan.

Peluru tepat mengenai kepala seorang remaja berinisial RF (17).

Kepala RF bahkan sampai bolong. Kondisinya kini kritis dan dirawat intensif di ICU Rumah Sakit Pirngadi Medan.

 

Menurut Adel, kakak korban, kejadian penembakan ini terjadi di Jalan Makam Pahlawan, Lorong Kenangan, Kecamatan Medan Belawan, pada Selasa (16/1/2024) sekira pukul 22.00 WIB.

 Sebelum kejadian, RF sempat meminta uang untuk beli makanan. Setelah Adel memberikan Rp 3.000, RF pun pergi meninggalkan rumah. "Dia baru minta duit Rp 3 ribu sama saya, mau beli nasi," kata Adel saat diwawancarai di Rumah Sakit Pirngadi Medan, tempat korban dirawat, Rabu (17/1/2024).

 

Tidak lama setelah meninggalkan rumah, tiba-tiba ada terdengar suara tembakan. Beberapa warga kemudian datang memberi kabar bahwa RF tertembak.

 

Pada saat itu, sejumlah remaja memang sedang terlibat tawuran di sekitaran lokasi dan muncul satu unit mobil patroli Polres Pelabuhan Belawan. Adel menduga kuat, bahwa personel yang berada di dalam mobil patroli itu yang melakukan penembakan terhadap adiknya.

"Tiba-tiba warga datang, ngasih tahu bahwa adik saya ditembak sama polisi, rupanya di situ ada tawuran. Jadi polisi datang langsung nembak. Tapi adik saya nggak ikut tawuran," sebutnya.

Setelah kejadian, RF langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prima Husada Cipta Medan (PAC) dan setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Pirngadi Medan. Adel mengungkapkan, kondisi korban saat ini berada di ruang ICU dalam kondisi kritis akibat peluru yang menembus kepalanya.

 

Katanya, di lokasi juga ditemukan selongsong peluru.

 "Pelurunya nembus, (tembakan) di kening. Sekarang kondisinya kritis nggak sadarkan diri. Kepalanya bolong, di bagian belakang kecil di bagian depan besar. Pihak rumah sakit juga mengatakan bahwa itu bekas peluru," ucapnya.

 

 Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kasus ini rencananya akan dilaporkan ke Polda Sumut dan berharap oknum polisi tersebut segera diproses hukum.

 

"Hapannya oknum itu ditangkap dan diproses hukum. Kata dokter, kalaupun adik saya hidup, dia pasti cacat karena saraf matanya kena dan dia bisa buta," bebernya. Terkait kejadian ini, Tribun-medan.com telah berupaya konfirmasi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban, namun belum ada respons. Cl – Sumber : Tribun Medan

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar