res

Pedagang Semangka di Pasar Kramat Jati Dibunuh Secara Sadis, Korban Disiram Air Keras dan Dibacok Saat Layani Pembeli - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bank Indonesia 5 Juli 2024

Breaking

09 Januari 2024

Pedagang Semangka di Pasar Kramat Jati Dibunuh Secara Sadis, Korban Disiram Air Keras dan Dibacok Saat Layani Pembeli

 

JAKARTA – Cakrawalaonline, Seorang pedagang semangka bernama Sutomo menjadi korban pembunuhan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (8/1/2024) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban Sutomo tewas setelah mengalami luka berat akibat serangan senjata tajam pada sejumlah bagian tubuh hingga terjadi pendarahan. Tak hanya itu, korban Sutomo juga terluka diduga karena disiram oleh air keras.

 Rekan kerja korban, Imron (26), mengatakan pembunuhan terhadap temannya itu bermula ketika korban sedang bertugas menjaga kios semangka pada malam hari. Saat sedang melayani pembeli, kata Imron, korban Sutomo tiba-tiba diserang oleh seorang pria. Saat melakukan penyerangan, pria itu menggunakan penutup wajah.

"Kalau dilihat dari CCTV itu pas lagi melayani pembeli, langsung diserang. Pelaku satu orang, dia pakai slayer (penutup) wajah dan kupluk jaket," kata Imron dikutip dari TribunJakarta pada Senin (8/1/2024). Imron menuturkan, aksi pembunuhan terhadap Sutomo tersebut terekam oleh kamera pengawas CCTV yang dipasang di kios tempat kerja korban. Dalam rekaman CCTV itu, tampak pelaku seketika datang dan langsung menyiramkan cairan yang diduga adalah air keras ke arah leher, pundak, dan kepala korban.

Adapun dugaan cairan yang disiramkan adalah air keras, karena saat kejadian, korban seketika kesakitan. Sejumlah kulit semangka yang terkena cipratan tampak melepuh.

 "Saya enggak tahu pasti itu air apa, tapi kayaknya air keras. Karena kulit semangka saja pada melepuh. Sepertinya si pelaku ini sudah menyiapkan semacam botol buat menyiram," ujar Imron. Selanjutnya, ketika korban tengah kesakitan karena disiram air keras dan hanya bisa melindungi kepala dengan tangannya, pelaku secara membabi buta menyerang Sutomo menggunakan senjata tajam.

Dari CCTV terlihat bahwa pelaku membacok Sutomo sebanyak empat kali menggunakan sebilah celurit. Setelah itu, pelaku kabur. "Setelah membacok itu pelaku kabur. Korban awalnya masih hidup, tapi pas dibawa pedagang lain ke RS Harapan Bunda, di sana meninggal. Kemungkinan kehabisan darah," tutur Imron.

Hingga kini belum diketahui pasti motif pembunuhan terhadap Sutomo. Namun, diduga pelaku sudah merencanakan aksinya karena mengenakan penutup wajah untuk menyembunyikan identitasnya. Kini, jenazah Sutomo sudah dibawa jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kramat Jati ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk proses autopsi keperluan penyelidikan.

"Tadi pagi polisi sudah ke sini. Kalau jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Saya kurang tahu dia asal mana, tapi pokoknya dia itu ke sini kerja merantau," tutur Imron. Cl – Sumber : Kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar