res

Prediksi Jurus Debat Cak Imin, Gibran, Mahfud di Debat Cawapres Kedua - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 78,1 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sebanyak 91 Atlit POPDA Jateng 2024 Dilepas Bupati Pemalang

20 Januari 2024

Prediksi Jurus Debat Cak Imin, Gibran, Mahfud di Debat Cawapres Kedua

Jakarta – Cakrawalaonline, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu (21/1) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.
Kali ini, para calon wakil presiden yang akan beradu gagasan. Mereka adalah Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.

Tema yang akan dibahas adalah Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup; Sumber Daya Alam dan Energi; Pangan; Agraria; Masyarakat Adat; dan Desa.

Debat nanti juga merupakan momen kedua bagi cawapres. Mereka sudah beradu gagasan pertama kali pada 22 Desember 2023 lalu.

Para pengamat yakin para cawapres sudah menyiapkan peluru masing-masing. Semuanya pun tentu telah menyiapkan jawaban untuk mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan dari lawan.

Muhaimin Iskandar
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memprediksi Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tampil agresif.

Menurut dia, Cak Imin bakal berupaya tampil demikian demi memperbaiki penampilan di debat cawapres pertama yang dianggap banyak pihak kurang memuaskan.

Bhima memprediksi Cak Imin bakal tegas menyerang Gibran Rakabuming. Tak lepas dari posisinya sebagai cawapres yang mengusung narasi perubahan.

"Cak Imin diprediksi mengkritik CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage) sebagai solusi yang belum teruji dalam menurunkan emisi karbon. CCUS yang pernah disebut Gibran ternyata banyak dikritik sebagai solusi palsu, karena mempertahankan produksi bahan bakar fosil," kata Bhima kepada CNNIndonesia.com, Jumat (19/1).

Tak hanya menyerang Gibran, Cak Imin diyakin juga telah menyiapkan amunisi untuk menyerang Mahfud MD selaku pendamping Ganjar Pranowo.

Bhima menilai Cak Imin akan membahas isu agraria yang jumlahnya besar imbas proyek seperti Wadas dan Kendeng di era Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Bhima memprediksi membawa isu Rempang yang melibatkan pemerintah pusat hingga IKN yang dapat memicu deforestasi yang merusak lingkungan.

Sementara itu, Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro menilai Cak Imin bakal mengulas bagaimana mengintegrasikan narasi perubahan agar pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup bisa terwujud pada debat mendatang.

Agung memprediksi topik yang akan dibawa Cak Imin di antaranya poin 3 dan poin 4 yang tercantum dalam 8 jalan perubahan pada visi misi dan program kerja Anies-Muhaimin.

Poin 3 dimaksud adalah 'mewujudkan keadilan ekologis berkelanjutan untuk generasi mendatang', sedangkan poin 4 berbunyi 'membangun kota dan desa berbasis kawasan yang manusiawi, berkeadilan, dan saling menguatkan'.

Gibran Rakabuming Raka
Bhima menganggap Gibran akan bicara keberhasilan pengendalian inflasi pangan di Solo. Diketahui, Gibran kini masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Menurut Bhima, Gibran juga akan membicarakan soal investasi energi terbarukan di Solo, salah satunya proyek pembangkit listrik tenaga sampah (waste to energy) hingga komitmen bio energi dengan pemanfaatan sawit untuk B100, dan Etanol.

Tak hanya itu, Bhima menilai Gibran juga akan mempertanyakan apakah 40 kota setara Jakarta, yang sempat disinggung Cak Imin pada debat sebelumnya, akan memicu masalah lingkungan baru atau tidak.

"(Jurus Gibran) bisa kombinasi keduanya. Waktu bertahan saat menjawab akan pamerkan contoh Solo. Tapi saat bertanya, memang kecenderungannya menyerang calon lain," jelas Bhima.

Terpisah, Pengamat Politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi menduga akan banyak bicara isu pembangunan berkelanjutan. Karena sebagai walikota, program SDGs (Sustainable Development Goals) ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

"Gibran melihat keberlanjutan program SDGs di Indonesia yang juga membawa manfaat kepada masyarakat. Masalah agraria terkait kepemilikan lahan dan tanah bagi masyarakat juga akan menjadi perhatian Gibran termasuk memberikan sertifikat kepada masyarakat sebagai program Presiden Jokowi," kata Asrinaldi.

Dalam debat cawapres sebelumnya, Gibran tidak hanya defensif, tetapi juga mampu menyerang balik Cak Imin dan Mahfud MD.

Mahfud MD
Bhima mengatakan Mahfud MD akan membawa sejumlah isu dalam debat 21 Januari mendatang.

Salah satunya mendorong percepatan transisi energi yang telah jelas tertuang dalam visi misi Ganjar-Mahfud.

"Demokratisasi energi dalam bentuk desa mandiri energi juga menjadi kekuatan Mahfud. Adanya kepastian hukum bagi masyarakat agar tidak menjadi korban dari perampasan tanah oleh negara," kata Bhima.

Menurut dia, Mahfud juga bisa saja mengkritisi program susu gratis ala Prabowo-Gibran.

Selaras dengan pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu yang menyebut program susu gratis menggunakan produk impor, sehingga berpotensi mengabaikan peternak lokal.

Pengamat Politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi memprediksi Mahfud akan lebih agresif pada gelaran debat 21 Januari mendatang. Hal itu dilakukan bertalian dengan upaya menggenjot elektabilitas yang belakangan dinilai turun ketimbang kubu lainnya.

"Sedangkan Prof. Mahfud yang selama debat cawapres pertama terkesan menahan diri akan cenderung agresif dengan argumentasinya untuk menaikkan elektabilitas pasangan ini yang dianggap semakin turun oleh sejumlah lembaga survei. Ekspektasi pemilih kepada Mahfud harus ditingkatkannya melalui debat ini," terang Asrinaldi.

Asrinaldi menilai Mahfud akan sering membahas aspek pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan Energi yang tidak berkeadilan dan banyak melanggar hukum.

"Data tentang aspek ini jelas sangat dikuasai oleh Prof. Mahfud," kata Asrinaldi.

Tak hanya itu, Asrinaldi menilai Mahfud akan membawa tema debat mendatang lebih condong terkait permasalahan hukum. Hal itu karena pengalaman dan keahlian Mahfud di bidang hukum. Cl -  Sumber : CNN Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar