Dompu - Cakrawalaonline, video viral yang durasinya kurang lebih 1. menit 40 detik yang di unggah oleh media sosial Facebook atas nama Agus Dompu, vidio viral tersebut menolak masyarakat yang ingin mencoba kapling kawasan areal pariwisata Sarae Nduha di Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu Nusa tenggara Barat Sabtu 22 Februari 2025.
Vidio yang berdurasi kurang lebih satu menit 40 detik itu mengundang banyanyak perhatian masyarakat Dompu dan Indonesia pada umumnya.
Vidio tersebut dikomentari oleh 340 netizen, ditonton oleh jutaan netizen dan di bagi oleh 500 netizen .
Dari ratusan komentar tersebut rata rata menolak kawasan wisata Sarae Nduha di kapling oleh masyarakat Dompu, biarkan kawasan itu di jadikan lokasi tempat pariwisata dan kawasan pelepasan ternak ” kalau masyarakat ngotot ingin melakukan kapling maka ratusan masyarakat lainnya siap berperang untuk mempertahankan kawasan Sarae Nduha" ujar Ahmad dalam komentarnya.
Selain itu juga masih banyak komentar komentar lain yang keberatan kawasan Pariwisata Sarae Nduha di kapling. Mengingat tempat wisata itu adalah salah satu destinasi wisata yang banyak dminati wisatawan. ” kami sangat keberatan bila kawasan Sarae Nduha di kapling saya siap lapor ke jalur hukum ” ujar Burhan melalui komentarnya
Dalam video tersebut masyarakat mengakui bahwa mereka berani melakukan hal tersebut, karena adanya dugaan didukungan oleh salah satu oknum Anggota DPRD Kabupaten Dompu.
Terkait kerlibatan salah satu Anggota DPRD kabupaten Dompu, media ini telah melakukan konfirmasi melalui WhatsApp. Pua Mahdi yang diduga terlibat mengakui tidak pernah menyuruh nyuruh masyarakatnya untuk melakukan kapling kawasan areal periwita Sarae Nduha itu karena pengaruh di tekan oleh peternak.
" yang jelas gak ada si pua suruh suruh warga untuk membagi apa lagi itu daerah wisata, biasa pa warga sebut nama pua Karna mungkin di tekan sama teman teman ternak itu untuk jadi penyelamatan dirinya cuman org itu terlalu berlebihan sampai bahasa kurang bagus di dengar jangankan keluarga pua, teman teman pua aja sangat menyakitkan dengar bahasanya orang itu " kata Pua Mahdi melalui WhatsAppnya Minggu 23 Febuari 2025.(Z)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar