res

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Banyutowo, Satpolairud Pati Sisir hingga Perairan Juwana. - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional

Breaking

25 Januari 2026

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Banyutowo, Satpolairud Pati Sisir hingga Perairan Juwana.

 




Pati – Tim SAR Satpolairud Polresta Pati bersama TNI AL terus melanjutkan pencarian korban kecelakaan laut di perairan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, pada hari ketiga operasi, Sabtu (24/1/2026). Hingga sore hari, satu korban atas nama Winarto (42), nelayan asal Dukuhseti, masih belum ditemukan.


Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, operasi pencarian dilakukan sejak pagi dengan melibatkan personel Satpolairud dan Pos AL Banyutowo menggunakan perahu karet. Penyisiran difokuskan di sekitar titik terakhir korban terlihat serta mengikuti arah arus laut.


“Pada hari ketiga ini, kami melakukan penyisiran intensif di perairan Banyutowo hingga ke wilayah Juwana, dengan mempertimbangkan arah arus dan kondisi cuaca,” ujar Kompol Hendrik.


Ia menjelaskan, tim SAR juga berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk memperluas jangkauan pencarian. Informasi dari masyarakat pesisir dinilai sangat penting karena mereka lebih memahami karakter perairan di sekitar lokasi kejadian.


“Kami melibatkan nelayan lokal karena mereka mengetahui pola arus dan titik-titik rawan. Setiap informasi dari masyarakat langsung kami tindaklanjuti,” kata Hendrik.


Menurutnya, hingga hari ketiga, satu korban sudah berhasil ditemukan sebelumnya, sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian. Tim SAR tetap mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi gelombang yang cukup dinamis.


“Keselamatan personel menjadi prioritas, namun pencarian tetap kami lakukan secara maksimal dengan prosedur SAR yang berlaku,” tegasnya.


Kompol Hendrik menambahkan, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari keempat dengan memperluas area penyisiran dari perairan Juwana menuju perairan Rembang. Langkah ini diambil karena kemungkinan korban terbawa arus ke arah timur.


“Besok pencarian dilanjutkan ke arah perairan Rembang. Ini berdasarkan analisis pergerakan arus laut dalam beberapa hari terakhir,” jelas Hendrik.


Ia juga menyampaikan, selama pelaksanaan kegiatan SAR, situasi di lapangan berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya kendala berarti, baik dari sisi teknis maupun cuaca ekstrem.


“Alhamdulillah, sampai saat ini kegiatan berjalan lancar, cuaca cukup mendukung, dan tidak ada hambatan signifikan di lapangan,” ungkapnya.


Di akhir keterangannya, Kompol Hendrik mengimbau para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, terutama dengan memperhatikan kondisi cuaca dan kelengkapan alat keselamatan.


“Kami mengingatkan para nelayan agar selalu menggunakan alat keselamatan, memantau prakiraan cuaca, dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat di laut,” pungkas Hendrik.


(Humas Resta Pati)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar