Gunungkidul,
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dan Wakil Bupati Joko Parwoto yang dalam Pilkada 2024 diusung oleh PKB, tidak hadir saat diundang dalam Muscab DPC PKB Gunungkidul 2026 bahkan tidak ada yang mewakilkan kepada pejabat lain. Hal ini menjadi perbincangan menarik dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Kabupaten Gunungkidul, pada hari Minggu 5 April 2026.
Muscab DPC PKB yang berlangsung di gedung BMT Dana Insani Wonosari pada hari Minggu 5 April 2026 pagi itu berjalan cukup lancar, aman,tertib dan sukses.
Muscab DPC PKB Gunungkidul dibuka langsung oleh Ketua DPP PKB yang diwakili oleh Hasbiyaulah Ilyas dengan mengucap kalimat Basmalah.
Hadir dalam acara Muscab DPC PKB Gunungkidul antara lain dari jajaran DPP, DPW dan DPC serta DPAC se Gunungkidul juga sejumlah undangan lainya. Sangat disayangkan,ternyata Buapti dan Wakil Bupati Gunungkidul yang diundang oleh DPC PKB tidak ada yang hadir dan tidak mewakilkan orang lain.
Muscab berjalan cepat dan sepakat karena pada hari sebelumnya sudah digelar muspincab,yaitu tanggal 1 April yang lalu. Berdasar hasil kerja Tiem penataan struktur partai PKB, dalam sidang pleno ke empat diumumkan nama - nama bakal calon ketua DPC PKB Gunungkidul masa hikmad 2026 - 2031. Diantaranya ialah, Bapak Haji Sutiyo, S.E, Timbul Suryanto, Suwignyo dan Arif Gunadi.
Setelah dibacakan ke empatnya oleh ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, S.Ag, lalu ditawarkan kepada peserta sidang kalau dipandang masih ada usulan nama lain yang dipandang pantas memimpin PKB Gunungkidul.
Kang Wajiyo selaku Ketua DPAC PKB Kapanewon Rongkop, menyampaikan usulan tambahan calon ketua DPC PKB, yaitu Gatot Ngatimin Narto. Kemudian dari DPAC Paliyan kang Marjono, kang Paryadi Semin dan yang lainya ikut menyetujui tambahan nama kandidat,bahkan ada juga yang mengusulkan kandidat peremuan, yaitu Yulinda Dwi Respati, S.E.
Dengan demikian, Kandidat yang bersaing untuk menduduki jabatan Ketua DPC PKB Kabupaten Gunungkidul masa bakti 2026 - 2031 menjadi 6 orang. Terlepas siapapun nantinya yang akan dipilih oleh DPP PKB, para kandidat akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepaturan ( UKK ) sebagai syarat akademis.
Pidato ketua DPP PKB, membacakan sambutan Ketua DPP Gus Muhaimin Iskandar, pada intinya menekankan, pemimpin itu bukan orang yang paling keras suaranya, tapi yang paling jelas kerjanya. Harus sering hadir menyelasikan masalah yang ada di tengah tengah masyarakat. Kerja kita di PKB tidak perlu rumit, tapi konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat, ambil peran yang bisa memberikan manfaat pada masyarakat. Pemimpin dan kader PKB jangan hanya jadi tamu lima tahunan bagi rakyat, namun jadilah tamu rakyat setiap hari yang nantinya akan mendapat kepercayaan masyarakat, tegas Hasbiyaulah Ilyas.
Sementara itu, Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, S.Ag mengatakan, marilah kita laksanakan Muscab ini dengan riang gembira. Ayo terus semangat membesarkan PKB kususnya di Gunungkidul, sebagaimana ditargetkan untuk pemilu 2029 ingin meraih 8 kursi DPRD Gunungkidul dan dua kursi untuk DPRD DIY. Urusan jabatan itu nomer dua, kata Umaruddin Masdar. Yang utama itu adalah urusan bersama membesarkan partai.
Sedangkan Haji Sutiyo, S.E, selaku ketua DPC PKB Gunungkidul, 2021 - 2026, menegaskan, kalaupun dirinya nanti tidak jadi ketua DPC kembali akan tetap berjuang dan kerja keras demi kemajuan PKB Gunungkidul. ( Penulis : Sabar/Siti Marfuah )



Tidak ada komentar:
Posting Komentar