Magelang–Cakrawala online - Gerakan Blonjo Warung Tonggo ( BWT) di launching oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, program Blonjo Warung Tonggo itu sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan pelaku usaha lokal. Peluncuran dilaksanakan di lapangan drh Soepardi Kota Mungkid- Magelang.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menyampaikan, Gerakan Blonjo Warung Tonggo merupakan inisiasi ASN Kabupaten Magelang, sebagai salah satu bentuk keteladanan dan kepeloporan untuk kepedulian terhadap ekonomi warga Magelang dan sekitar.
Ditambahkan, BWT bisa dilakukan melalui aplikasi Stupa, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik hasil kerja sama co-branding Bank Bapas 69 Magelang dengan PT Bimasakti Multi Sinergi, selaku penyedia layanan dan penerbit uang elektronik berizin Bank Indonesia.
Lebih lanjut Bupati menambahkan, semua layanan pembayaran akan lebih dipermudah melalui aplikasi Stupa. Soft launching ini telah dilaksanakan di tiga tempat, yang akan dievaluasi setelah berjalan selama satu bulan ke depan.
“Kalau memang ini nanti benar-benar berdampak memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, sistemnya sederhana bisa dilaksanakan dengan tepat, cepat dan tidak menyusahkan, maka akan segera dilaunching di seluruh Kabupaten Magelang.
Program itu menjadi upaya Disdagkop setempat untuk mengangkat kualitas UMKM. Pihaknya telah menyiapkan reward, bagi para ASN yang memiliki kepedulian lebih kepada tetangga. Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan peran serta ASN, dalam memberikan kepeloporan dan keteladanan.
“Kita memang harus saling menguatkan antara kita, khususnya di Kabupaten Magelang. Maka dibuatlah konsep tersebut. Dan nanti harapan kami Gerakan ini bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat, untuk menguatkan warung warung tetangga,” jelas Grengseng.
Sementara itu, Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Edi Wasono menyebutkan, untuk memudahkan transaksi belanja di warung tonggo, ASN bisa melakukan pembayaran non tunai melalui aplikasi Stupa yang telah tersedia di playstore maupun appstore.
Untuk menyukseskan gerakan BWT ini, Disdagkop UKM Kabupaten Magelang telah melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada sejumlah masyarakat pemilik warung, yang bekerja sama dengan Bank Bapas 69.
“Kami akan mendampingi terkait dengan mekanismenya. Jadi, bagaimana mereka mendaftarkan program warung tonggo ini, bagaimana mereka juga akan kita kurasi, kemudian terkait aplikasinya, maka kami akan melakukan pendampingan,” kata Edi Wasono.
Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Magelang, Rohmad Widodo menyampaikan, program Blonjo Warung Tonggo ini merupakan program untuk kebangkitan UMKM di Kabupaten Magelang. Rohmad menyampaikan, secara khusus, pemanfaatan aplikasi Stupa diarahkan sebagai sarana transaksi bagi ASN Pemerintah Kabupaten Magelang, dalam membelanjakan sebagian penghasilannya pada warung tetangga dan pelaku UMKM lokal, melalui Gerakan Blonjo Warung Tonggo.
Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan partisipasi ASN dalam mendukung produk lokal, memperkuat perputaran ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil di Kabupaten Magelang.
“Implementasi ekosistem Stupa telah didukung oleh kurang lebih sebanyak 200 merchant aktif, yang terdiri dari warung dan pelaku UMKM di Kabupaten Magelang. Sementara itu, jumlah pengguna aplikasi Stupa kurang lebih telah mencapai 1.200 pengguna.
Capaian tersebut menunjukkan kesiapan ekosistem digital yang dibangun Bank Bapas 69 dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Blonjo Warung Tonggo, serta memperluas transaksi nontunai pada sektor ekonomi kerakyatan.
Keterlibatan Bank Bapas 69 merupakan bentuk komitmen BUMD dalam mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Magelang, sekaligus mendorong transformasi digital sektor UMKM", Pungkas Rohmad.. (Purwanto - Sugito)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar