DOMPU, Cakrawalaonlone– Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Khairurrizaq, memberikan peringatan keras kepada kelompok tani penerima manfaat Program Irigasi Perpompaan dan Irigasi Perpipaan Tahun Anggaran 2026.
Sebagai kepanjangan tangan Kementerian Pertanian di daerah, pihaknya akan mengevaluasi peran pengurus Poktan yang menjadi penopang program strategis nasional tersebut.
“Apabila capaiannya kurang dari harapan, akan dilakukan revisi pengurus kelompok tani. Ini penting agar target pembangunan pertanian tercapai,” tegas pria yang akrab disapa Heru “Karisa” ini.
Pernyataan itu disampaikan Heru saat membuka Sosialisasi dan Penandatanganan Surat Pernyataan Kerja Sama Kegiatan IRPOM dan IRPIP Tahap I TA 2026 di Kantor BPP Kecamatan Kilo, Rabu 20 Mei 2026.
Puluhan perwakilan pengurus Poktan penerima manfaat Program IRPOM dan IRPIP Tahap I TA 2026 di Kecamatan Kilo hadir dan antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Hadir juga Kabid PSPP Distanbun Kabupaten Dompu Edy Khaidir, Kepala UPT Distanbun Kilo Fathirrahman, serta sejumlah Penyuluh Pertanian Lapangan dan staf UPTD.
Pada tahap pertama TA 2026, Kecamatan Kilo mendapat alokasi kegiatan IRPOM dan IRPIP untuk minimal 20 titik atau 20 Poktan.
Heru menjelaskan, Program IRPOM dan IRPIP bertujuan meningkatkan indeks pertanaman dengan mengoptimalkan sumber daya lahan melalui pemanfaatan sumber air untuk irigasi.
“Swasembada pangan berkelanjutan menjadi target utama yang harus kita capai bersama,” pungkasnya. (Zun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar