*DOMPU, http://Cakrawalamerdeka.com* – Dalam rangka meningkatkan SDM melalui pendidikan formal, di era kepemimpinan H. Nurdin, S.H., Pemerintah Kabupaten Dompu menambah fasilitas pendidikan SMP, yakni SMPN 4 Kempo yang berlokasi di Desa Tolokalo dan SMPN 5 Kempo di Dusun Sera Timur, Desa Dorokobo, Kecamatan Kempo.
Tujuan pembangunan dua sekolah tersebut untuk menampung siswa agar tidak putus sekolah. SMPN 4 Kempo menjadi tindak lanjut _output_ SD 14 dan SD 21 Kempo, Tompo Jaya , sedangkan SMPN 5 Kempo menampung _output_ SD 15 dan SD 13 Kempo.
“Mengingat arus transportasi yang masih kurang, sekarang siswa masih bisa jalan kaki ke sekolah,” tegas H. Nurdin.
Pada awal pembangunan, SMPN 4 dan SMPN 5 Kempo berstatus sekolah satu atap (satap) dengan SD. Pada tahun 2017, pemerintah mengubah nomenklatur. Dua sekolah yang awalnya satu nomenklatur dipisah menjadi SD dan SMP masing-masing, tidak lagi satu atap melainkan berstatus sekolah negeri penuh.
Memasuki era baru, pemerintah terus memikirkan kemajuan dunia pendidikan. Pada tahun 2026, Kemendikdasmen memprioritaskan sekolah-sekolah yang berasal dari sekolah satu atap (satap) untuk mendapat penambahan 1 ruang kelas dan rehabilitasi gedung 3 Ruang kelas.
Kepala SMPN 5 Kempo, Nanang Suriani, S.Ag., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah yang telah memberi ruang gerak untuk menuju pendidikan berkualitas demi memajukan dunia pendidikan.
“Adanya penambahan gedung ini sesuai kebutuhan kami,” rehab 3 ruang belajar dan 1 ruang baru, ujar Nanang Suriani kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis, 26 Juni 2026.
Ia menyebut progres pembangunan saat ini sudah mencapai 30 persen. (Z)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar