DOMPU, Cakrawalamerdeka. – Kondisi fisik tiga sekolah dasar di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yakni SDN 26, SD 28, dan SDN 38 Pekat, sangat memprihatinkan. Kerusakan bangunan dikhawatirkan mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar.
SDN 26 Pekat yang berdiri sejak 1997 kini dalam kondisi hampir ambruk. Atap, plafon, seng, hingga kuda-kuda bangunan rusak parah.
Sementara itu, SD 28 Lena mengalami musibah kebakaran. Hingga kini, sekolah tersebut belum mendapat alokasi anggaran bencana untuk perbaikan.
Adapun SDN 38 Pekat menghadapi keterbatasan ruang belajar. Dengan jumlah siswa sekitar 50 orang dan 6 rombongan belajar, sekolah masih menggunakan ruang kelas berdinding bambu. Kondisi ini membuat KBM tidak maksimal, terutama saat musim hujan.
Kepala SDN 26, Kepala SD 28, dan Kepala SDN 38 berharap ada uluran tangan dari donatur, pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Dompu, DPRD Provinsi NTB, hingga DPR RI untuk memperbaiki fasilitas pendidikan.
“Kami sudah mengusulkan perbaikan melalui laporan resmi,” ujar Kepala SDN 26 dan SDN 38 saat dikonfirmasi wartawan.
Sementara itu, Dinas Dikpora Dompu melalui Sekretaris Dinas saat dimintai tanggapan belum memberikan keterangan rinci. Sekdis meminta kepala sekolah datang langsung ke kantor untuk memperbaiki data Dapodik.
“Susah juga, laporan Dapodik harus diperbaiki. Jangan tunggu sekolah hancur baru diperbaiki,” ujarnya, Selasa (10/6/2026).
Para kepala sekolah menegaskan, perbaikan fasilitas pendidikan sangat penting demi meningkatkan kualitas dunia pendidikan di Kecamatan Pekat.
Selain fasilitas pendidikan, akses jalan menuju sekolah juga rusak parah berdasarkan pantauan wartawan di lapangan. (Zun)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar