Lombok- Cakrawalaonline, Keluarga SAH (13), santri yang diduga menjadi korban dibakar temannya di pondok pesantren (ponpes) turut Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengungkap pemicu insiden tersebut.
Diketahui, insiden yang terjadi pada November 2025 ini mengakibatkan tiga santri mengalami luka bakar. Bahkan satu santri di antaranya meninggal dunia pada bulan Ramadhan 2026.
Nurul Hidayah, keluarga SAH menyebut aksi keji terduga pelaku diduga dipicu oleh rasa dendam.
Sebab, sebelum kejadian, SAH dan teman-temannya melaporkan pelaku kepada pimpinan ponpes karena tindakan perundungan atau bullying. Zun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar