Sleman – Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Artistic Collaboration Concert Melbourne Symphony Orchestra (MSO) & Youth Music Camp (YMC) 2026 yang berlangsung di Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma (USD), Sleman, Kamis (16/7/2026) malam.
Konser bertema "A Decade, A Deeper Understanding" menjadi puncak peringatan satu dekade kemitraan budaya antara Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Melbourne Symphony Orchestra dalam kerangka kerja sama Sister Province DIY–Victoria, Australia.
Acara tersebut dihadiri Menteri Keuangan RI Dr. Purbaya Yudhi Sadewa, M.Sc., Ph.D., Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath, jajaran Pemerintah Negara Bagian Victoria, pimpinan Melbourne Symphony Orchestra, unsur Forkopimda DIY, serta para tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi menyampaikan bahwa kolaborasi selama sepuluh tahun telah melahirkan banyak talenta muda di bidang musik orkestra dan manajemen seni pertunjukan. Program ini juga menjadi wadah pembelajaran lintas budaya melalui berbagai kegiatan seperti Youth Music Camp, Art Management Workshop, hingga Music Composition Workshop.
Chief Operating Officer Melbourne Symphony Orchestra, Suzanne Dembo, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kemitraan yang telah terjalin selama satu dekade. Menurutnya, musik menjadi bahasa universal yang mampu mempererat persahabatan serta membangun saling pengertian antara masyarakat Australia dan Indonesia.
Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa kolaborasi antara orkestra modern dan wayang kulit merupakan simbol harmonisasi keberagaman budaya. Melalui perpaduan dua warisan budaya tersebut, masyarakat diajak untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan perdamaian.
Konser istimewa tersebut menampilkan kolaborasi musisi Melbourne Symphony Orchestra bersama peserta Youth Music Camp serta pementasan wayang kulit berjudul "DARMA", hasil karya kolaboratif komposer Indonesia dan Australia yang dipadukan dengan iringan orkestra modern.
(Penrem072Pmk)-(sabar/siti marfuah)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar