res

Siapa Sangka Rambut Jagung Bisa Jadi Teh? Tim KKN UNS Reguler 60 Kenalkan Potensi TERAJU (Teh Rambut Jagung) di Desa Karanganyar - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Dorong Pengelolaan Limbah Pertanian Berkelanjutan, Tim KKN UNS Reguler

20 Agustus 2026

Siapa Sangka Rambut Jagung Bisa Jadi Teh? Tim KKN UNS Reguler 60 Kenalkan Potensi TERAJU (Teh Rambut Jagung) di Desa Karanganyar


Karanganyar,cakrawalaonline - Rambut jagung yang selama ini kurang dimanfaatkan ternyata menyimpan potensi untuk diolah menjadi minuman herbal. Potensi tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Desa Karanganyar, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan melalui program "TERAJU: Edukasi dan Praktik Pengolahan Rambut Jagung Menjadi Teh Herbal Pendukung Kesehatan Masyarakat" yang dilaksanakan Tim KKN UNS Reguler 60 pada 25 Juli 2026.


Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 25 ibu-ibu PKK Desa Karanganyar. Peserta tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai potensi rambut jagung, tetapi juga mengikuti demonstrasi pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNS Reguler 60.


Program TERAJU diselenggarakan oleh Annisa Husna Rosyida, mahasiswa S-1 Farmasi UNS, selaku penyelenggara sekaligus penanggung jawab program. Menurut Annisa, pemanfaatan rambut jagung menjadi teh herbal merupakan salah satu cara untuk mengoptimalkan potensi lokal yang tersedia di lingkungan masyarakat.


"Rambut jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi teh herbal yang bernilai guna sebagai upaya pemanfaatan potensi lokal dan limbah pertanian untuk mendukung kesehatan masyarakat," ujar Annisa.


Dalam sesi edukasi, peserta diperkenalkan pada kandungan rambut jagung, antara lain flavonoid, senyawa fenolik, dan berbagai senyawa bioaktif lainnya. Kandungan tersebut diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi memberikan manfaat dalam mendukung kesehatan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan potensi rambut jagung dalam membantu mendukung pengendalian tekanan darah dan kadar glukosa darah.


Melalui edukasi tersebut, masyarakat diperkenalkan bahwa pemanfaatan rambut jagung tidak hanya berkaitan dengan pengurangan hasil samping pertanian, tetapi juga dapat diarahkan menjadi produk minuman herbal yang mendukung penerapan pola hidup sehat. Meski demikian, teh rambut jagung dalam program TERAJU diperkenalkan sebagai minuman pendukung kesehatan dan bukan sebagai pengganti obat maupun terapi medis.


Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan teh herbal. Mahasiswa KKN UNS Reguler 60 memperagakan tahapan pengolahan mulai dari pencacahan rambut jagung, jahe, dan kayu manis, pencampuran bahan sesuai takaran, hingga pengisian campuran ke dalam tea bag dan pengemasan.


Penambahan jahe dan kayu manis juga ditujukan untuk memberikan perpaduan aroma dan cita rasa pada produk teh herbal. Dengan metode pengolahan yang sederhana, peserta mendapatkan gambaran mengenai tahapan pembuatan produk yang dapat dilakukan kembali dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.


Kegiatan mendapat respons positif dari para peserta. Sebanyak 25 ibu-ibu PKK mengikuti penyampaian materi dan demonstrasi dengan antusias serta terlibat dalam proses pengolahan. Partisipasi tersebut diharapkan dapat membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan KKN selesai.


Program TERAJU dilatarbelakangi oleh potensi pertanian jagung yang cukup besar di Desa Karanganyar. Rambut jagung sebagai hasil samping pertanian selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNS Reguler 60 mengenalkan alternatif pemanfaatan rambut jagung menjadi produk bernilai guna sekaligus mengajak masyarakat lebih mengenali potensi bahan alam di lingkungan sekitar.


Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi mengenai pemanfaatan minuman herbal sebagai bagian dari pola hidup sehat. TERAJU juga mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan hasil samping pertanian menjadi produk yang lebih bernilai guna.


Melalui TERAJU, Tim KKN UNS Reguler 60 berharap masyarakat dapat terus menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh. Pemanfaatan rambut jagung diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat menjadi langkah sederhana dalam mengoptimalkan potensi lokal, mendukung pola hidup sehat, dan mendorong pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

(Fr-kknuns)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar