res

Sulap limbah dapur jadi pupuk, KKN 57 UNS dorong ibu PKK mojoagung kelola sampah organik - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81

Breaking

15 Agustus 2026

Sulap limbah dapur jadi pupuk, KKN 57 UNS dorong ibu PKK mojoagung kelola sampah organik


 Karangrayung, Cakrawalaonline-Jumat (17/7/2026), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 57 Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, melaksanakan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah dapur bersama ibu-ibu PKK Desa Mojoagung. Kegiatan ini digagas sebagai respons atas kebiasaan masyarakat yang umumnya membuang langsung limbah dapur tanpa diolah lebih lanjut, padahal limbah tersebut berpotensi dimanfaatkan menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan dan tanaman.


Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pengertian POC, manfaat POC, dan jenis limbah dapur yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku. Peserta dikenalkan dengan pemanfaatan sisa sayuran, sisa buah, dan kulit buah yang dapat diolah kembali sehingga tidak langsung menjadi sampah rumah tangga. Upaya tersebut sejalan dengan kegiatan pengabdian masyarakat UNS di Desa Karangpule, Kecamatan Sruweng yang memanfaatkan sosialisasi dan praktik langsung untuk mengenalkan pembuatan serta pemanfaatan POC berbahan limbah kepada masyarakat.


Penanggung jawab program kerja, Vaya Christy Kencana Sari, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dipilih untuk memberikan alternatif sederhana kepada masyarakat dalam mengelola limbah organik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan bahwa limbah dapur yang biasanya langsung dibuang sebenarnya masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna, salah satunya sebagai POC. Kami berharap ibu-ibu dapat menerapkan cara pembuatannya secara mandiri di rumah dengan bahan yang mudah ditemukan," ujar Vaya.


Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti demonstrasi dan praktik pembuatan POC secara langsung. Limbah dapur terlebih dahulu dipotong menjadi bagian-bagian kecil, kemudian dimasukkan ke dalam wadah. Selanjutnya, peserta menambahkan cairan molase, EM4, dan air sesuai takaran yang telah ditentukan. Campuran tersebut kemudian diaduk hingga merata dan disimpan untuk melalui proses fermentasi selama kurang lebih 10-14 hari.


Ibu Sri Megawati selaku Ketua PKK Desa Mojoagung turut mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNS tersebut. Menurutnya, kegiatan pemanfaatan limbah dapur menjadi POC dapat memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan bahan yang tersedia di lingkungan rumah.


"Menurut saya bagus, ya, kegiatannya juga bermanfaat untuk ibu-ibu. Bahan POC-nya juga mudah didapatkan karena dari limbah dapur, jadi yang biasanya dibuang ternyata masih bisa dimanfaatkan untuk tanaman di rumah, apalagi untuk sayuran. Harapannya nanti bisa dilanjutkan lagi lewat kegiatan PKK, jadi ibu-ibu bisa membuat sendiri dan memanfaatkan POC ini di rumah," ujar Sri Megawati.

Mahasiswa KKN UNS Kelompok 57 turut mendampingi peserta selama proses praktik agar setiap tahapan dapat dilakukan dengan tepat. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai proses fermentasi dan pemanfaatan POC setelah proses tersebut selesai.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS Kelompok 57 berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat menerapkan pengelolaan limbah organik secara mandiri di lingkungan rumah. Selain membantu mengurangi limbah rumah tangga, pemanfaatan limbah dapur menjadi POC diharapkan dapat mendukung pemeliharaan tanaman pekarangan dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

(Fr-kkn uns)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar