DOMPU, Cakrawala Merdeka.com. Sebanyak 10 desa dari 5 kecamatan pesisir di Kabupaten Dompu ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Dari usulan yang diajukan, 10 desa tersebut telah disetujui KKP RI. Adapun rinciannya: *Desa Soro dan Desa Tolokalo (Kecamatan Kempo) ditetapkan sebagai KNMP Hub (Utama), Desa Nangamiro dan Desa Pekat (Kecamatan Pekat), Desa Jala dan Desa Hu'u (Kecamatan Hu'u), Desa Jambu dan Desa Lune (Kecamatan Pajo), serta Desa Malaju dan Desa Kramat (Kecamatan Kilo).*
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Amirudin, S.Hut., melalui Kades Soro Patowari, SE, menjelaskan tujuan program tersebut.
"Kehadiran program strategis KNMP bertujuan untuk memperkuat sektor perikanan, menggerakkan perekonomian masyarakat nelayan, mendorong kemandirian, peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir, melalui pembangunan infrastruktur pendukung usaha perikanan terintegrasi dari hulu ke hilir," ungkapnya, Senin (21/09/2026).
Wujud komitmen menghadirkan program nasional tersebut diperkuat melalui pemaparan secara langsung potensi sektor kelautan dan perikanan oleh Bupati Dompu yang didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan. Usulan tersebut mendapat respon positif dari Kementerian KKP RI yang kemudian menurunkan tim untuk melakukan survei kelayakan dan survei topografi di lokasi sasaran.
Tahapan pembangunan KNMP diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat pada awal Agustus 2026. Pembangunan tahap pertama infrastruktur dasar KNMP dimulai awal September 2026 dan ditargetkan selesai akhir Desember 2026 oleh tim pelaksana / perusahaan yang ditetapkan oleh Kementerian KKP RI, didampingi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu.
Selanjutnya, akan dilanjutkan tahap pekerjaan pengadaan kapal, alat tangkap dan barang-barang kebutuhan nelayan dengan total anggaran lebih dari *Rp 50 miliar.*
Kades Soro Patowari, SE, menegaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih bukan hanya sekadar membangun rumah seperti program sebelumnya. Kini telah dilengkapi dengan satu ekosistem fasilitas penunjang.
"Kampung Nelayan Merah Putih bukan cuma rumah yang dibangun selama ini, kini telah ada fasilitas satu ekosistem pelengkap agar masyarakat nelayan tidak jual ikan murah," terangnya.
"Adapun bangunan utama yang dibangun adalah Penampungan Ikan (Cold Storage / Gudang Beku) dan Pabrik Es Batu Portable," tambahnya.
*(z)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar