res

Kalender STAIYO dan Mangga Selalu Dinanti - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sekolah di Bima Dan Kota Bima Terapkan Muatan Lokal Sejarah

04 Januari 2021

Kalender STAIYO dan Mangga Selalu Dinanti

 


Biro DIY, Gunungkidul, Cakrawalaonline – Setiap menyambut tahun baru kampus STAIYO selalu mencetak Kalender. Di tahun 2021 ini mencetak ratusan bahkan hingga ribuan kalender untuk mahasiswa, alumni, pengurus dan dosen STAIYO. “Kalender bisa membuat hubungan akrap dengan banyak orang di masyarakat,” kata ketua.

 

Apalagi ada perbedaan kelas, status, dan faktor lain yang sulit diterjemahkan. Tetapi tidak demikian bagi seorang Rektor atau Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yogyakarta (STAIYO) di Wonosari. Drs H Mardiyo M.Si selalu akrap dengan semua orang agar mereka tetap dikenal di masyarakat Gunungkidul dan di DIY pada umumnya.

 

Karena sikapnya yang ramah dan mudah dikenal oleh orang disekitarnya, termasuk kenalan lama tetap mengenang dan mencari. Sehingga Ketua STAIYO selalu dicari orang, baik dirumah dan di kampus. Menurut Drs H Mardiyo M.Si hal itu tidak menjadikan repot. Bahkan diakuinya sebagai amanah yang harus dipelihara supaya tetap harmonis.

 

Ketua STAIYO termasuk orang penting di lingkungan pendidikan, orang mahasiswa maupun orang kalangan warga NU di Wonosari dan Yogyakarta. Hal itulah yang menjadikan Drs H Mardiyo M.Si semakin kondang tak ubahnya sebagai pejabat publik.

 

Diakui oleh ketua STAIYO bahwa Kalender baru dan buah mangga selalu dinanti oleh pemakai dan pemakan. Karena kalender merupakan kebutuhan untuk mengetahui waktu dan musim serta program kerja setiap orang. Selain itu buah mangga di lingkungan kampus STAIYO jadi idola bagi banyak orang, karena pihak kampus ingin memberi yang terbaik kepada mahasiswa.

 

Kampus STAIYO yang berada di kota Wonosari Jln Ki Ageng Giring Trimulyo sering diburu anak muda. Mereka mencari orang potensial di dunianya. Karena kampus ini mencetak generasi muslim yang potensial. Sehingga kampus STAIYO selalu didatangi orang untuk menimba ilmu.

 

Karena STAIYO dilengkapi gedung megah dan rapi serta pohon nangka, mangga jadi hiasan dan diburu mahasiswa. Lebih-lebih di saat panen mangga, maupun panen nangka. Bagi mahasiswa akan melirik buah yang bergelantungan dipohon. Bahkan ada mahasiswa bawa sogok untuk memungut mangga yang hampir masak dan agak tinggi.

 

Di kala mahasiswa sedang gojek atau guyonan, buah mangga bisa jadi rebutan. Sebab perhatian sedang terfokus pada buah-buahan yang masak pohon. Memang bagi mahasiswa dan dosen pun dibiarkan memungut sendiri dan menikmati bersama di kantin maupun di ruang kuliah di saat istirahat.

 

Tetapi di kala sedang berlangsung KBM (kegiatan belajar mengajar) mahasiswa merasa tenang di kampus mengikuti kuliah di depan dosen. Tapi di musim istirahat mahasiswa berhamburan di luar kampus. Saling bercumbu rayu sesama mahasiswa. Sehingga suasana nampak penuh keakrapan. (Sab)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar