res

Ogah Vaksinasi Rombongan Pedagang Ikan Di Aceh Obrak Abrik Lokasi dan Rusak Peralatan - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

12 Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polres Grobogan

29 September 2021

Ogah Vaksinasi Rombongan Pedagang Ikan Di Aceh Obrak Abrik Lokasi dan Rusak Peralatan



Aceh-Cakrawalaonline, Rombongan petugas dari Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya dibubarkan oleh pedagang ikan dan warga di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI),saat melakukan program vaksinasi untuk warga.Ujong Serangga Kecamatan Susoh, pada Selasa (28/9).

Sekelompok Warga Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, mendatangi dan mengusir semua petugas vaksinasi, kemudian merusak fasilitas dan alat yang ada dilokasi tempat vaksinasi.Warga ada yang membanting meja dan menghancurkan semua peralatan dilokasi,bahkan vaksin yang dibawa petugas tak luput dari sasaran warga yang geram. 

Alasan warga yang mengamuk ini, mereka semua menolak untuk divaksin karena sedang melakukan kegiatan dipasar ikan.

Peristiwa itu bermula saat team petugas vaksinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Daya mengadakan kegiatan vaksinasi bagi warga dan pedagang yang berada disekitar Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), Ujong Serangga, Susoh, Selasa pagi (28/9).


Setelah peralatan selesai disiapkan dan mulai sosialisasi kepada warga disekitar PPI, petugas menyarankan dan meminta para pedagang dan warga yang melintas di kawasan itu untuk ikut program vaksinasi yang ada. Menurut penuturan salah satu warga sekitar yang ada dilokasi, Beberapa warga merasa dipaksa oleh petugas vaksin dengan cara menyita KTP mereka yang belum divaksin.

"Menurut keterangan warga yang berada disekitar,petugas memaksakan untuk ikut vaksinasi"


Karena Melihat adanya unsur pemaksaan, akhirnya warga kompak beramai-ramai mendatangi tempat vaksinasi tersebut bersamaan.Mereka juga mempertanyakan kenapa sosialisasi kepada warga ada unsur pemaksaan dalam mengikuti vaksinasi. Para pedagang dan warga yang berada dilokasi PPI lantas berteriak bahwa mereka tidak mau divaksinasi.Sontak seruan itu menjadi semangat warga untuk makin serentak menolak adanya kegiatan sosialisasi Vaksinasi tersebut.


Karena Kehadiran petugas vaksin dilokasi ini juga dianggap membuat warga enggan datang ke PPI untuk berbelanja ikan seperti biasanya, karena petugas akan mencegat mereka untuk menanyakan kewarga yang melintas "apakah sudah vaksin apa belum?."


"Dianggap warga,kesan ada pemaksaan dari petugas vaksin itu sehingga warga mulai banyak kesal dan marah lalu beramai ramai mendatangi lokasi vaksinasi," kata salah seorang warga.


Warga yang ramai itu sudah tersulut emosinya lantas mengusir semua petugas vaksinasi dari lokasi tersebut kemudian mengobrak-abrik meja petugas vaksin dan menghancurkan barang-barang yang ada disekitarnya.

Karena kemarahan warga tersebut tidak terkendali, para petugas vaksinasi mengamankan diri untuk menghindari dan meninggalkan lokasi menuju ke Polres Aceh Barat Daya untuk mencari perlindungan.

Lokasi saat itu berantakan karena warga menghancurkan semua barang-barang yang ada dilokasi.Meja,kursi,berkas dan berbagai peralatan hancur.Karena kejadian tersebut.


Saat dikonfirmasi oleh awak media.Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya "Safliati" membantah bahwa pihaknya melakukan pemaksaan kepada warga. Sebelum mengajak warga untuk mengikuti vaksinasi, katanya,petugas terlebih dahulu melakukan sosialisasi untuk semua warga yang berada dilokasi PPI.


"Kita hanya meminta warga yang bisa dan bersedia divaksin," katanya. Atas kejadian amukan warga itu 30 vial dosis vaksin rusak dan berbagai fasilitasnya hancur.


Bahkan berbagai video amatir dari warga pun mulai banyak bereda di berbagai medsos. Sugeng wibowo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar