res

Sempat Ada Aksi Penolakan, Fahmi Hakim Terpilih Menjadi Ketua DPC PPP Kab. Pemalang (2021-2026) - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Siapa Yang Paling Bertanggungjawab Dalam Tragedi Kanjuruhan ?

18 September 2021

Sempat Ada Aksi Penolakan, Fahmi Hakim Terpilih Menjadi Ketua DPC PPP Kab. Pemalang (2021-2026)



Pemalang - Cakrawala Online, Sabtu(18/9), DPC PPP Kabupaten Pemalang menggelar Musyawarah Cabang.


Diantara agenda Muscab, salah satunya yakni Pemilihan Ketua DPC PPP Kabupaten Pemalang periode 2021-2026.


Saat muscab berlangsung, tiba-tiba ada puluhan orang yang mengaku simpatisan PPP melakukan aksi demo penolakan Fahmi Hakim.


"Kami simpatisan PPP menolak pencalonan Fahmi Hakim sebagai Ketua PPP karena kami ingin PPP Pemalang dipimpin oleh orang yang bersih," Ucap Oji, Koordinator Lapangan.


Aparat dari Polres. Pemalang langsung mengamankan sekitar kantor DPC PPP Kabupaten Pemalang dimana muscab dilaksanakan.


Aparat pun membubarkan aksi demo tersebut karena tidak memiliki ijin.


Acara muscab lalu dilanjutkan kembali dengan rapat tertutup untuk membentuk Formatur, kemudian diadakan pemilihan Ketua DPC PPP Kabupaten Pemalang.


Adapun calon yang diusung peserta muscab yaitu: Fahmi Hakim dan Mahbub Junaedi.


Setelah dilakukan pemungutan suara, Fahmi Hakim mendapat 13 suara dan Mahbub Junaedi hanya 3 suara.


Dengan demikian, muscab menyatakan Fahmi Hakim berhak menjadi Ketua DPC PPP Kabupaten Pemalang(2021-2026).


Seusai acara, ketika dimintai komentarnya mengenai terpilihnya dia menjadi Ketua DPC PPP Kabupaten Pemalang menggantikan Khodori yang habis masa jabatannya dan tidak mencalonkan diri lagi, Fahmi mengucap syukur.


"Alhamdulillah, muscab berjalan aman dan lancar dan terima kasih atas kepercayaan para kader PPP serta pengurus yang telah memberikan amanah pada saya untuk memimpin PPP untuk 5 tahun ke depan," Ujar Fahmi.


Saat disinggung mengenai adanya aksi dari sekelompok massa yang menolak pencalonannya, Fahmi menyatakan tak ambil pusing.


"Mereka itu orang luar bukan anggota dan kader PPP, jadi nggak perlu ditanggapi, apalagi saya dengar mereka tidak memiliki ijin, kalo seperti itu, ini kewenangan polisi untuk menindaknya," Tandas Fahmi.


(Reporter:SSBL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar