res

Dirasuki Iblis, Seorang Kyai Di Penawangan Tunggangi Bocah Usia 12 Tahun Hingga Kewer-kewer... - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sekolah di Bima Dan Kota Bima Terapkan Muatan Lokal Sejarah

27 November 2021

Dirasuki Iblis, Seorang Kyai Di Penawangan Tunggangi Bocah Usia 12 Tahun Hingga Kewer-kewer...



Grobogan-Cakrawalaonline, NV (12) siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) menderita trauma berat atau syok setelah diduga dirudapaksa oleh Nr (58), seorang kyai yang tak lain adalah tetangganya di wilayah Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.


Ketua RT korban, Masroeri, mengatakan, kasus dugaan pemerkosaan gadis di bawah umur tersebut terungkap setelah massa menggerebek Nr yang kepergok nyelonong masuk ke rumah orangtua korban pada pertengahan November lalu. 


Sebelumnya, warga memang sudah mencurigai gelagat tak beres Nr yang kerap masuk ke rumah orangtua korban saat malam ketika kondisi sepi. Warga pun, sambung Masroeri, juga dibuat heran dengan kebiasaan buruk pelaku yang ketagihan mengintip tetangga perempuannya tidur.


"Jadi saat bapak korban kerja ke luar kota, warga sering melihat Nr masuk ke rumah korban ketika malam. Awalnya kami curiga Nr hendak merayu ibu korban. Nr ini juga hobi mengintip tetangga tidur. Rumah warga kan mayoritas dari papan kayu yang ada celahnya. Beberapa kali ketahuan warga itu," terang Masroeri saat ditemui wartawan di rumahnya, Kamis (25/11).


Faktanya, setelah "digropyok" hingga diinterogasi sejumlah warga yang didampingi kepala desa beserta perangkatnya, Nr pasrah mengaku telah menyetubuhi secara paksa pelajar SMP tersebut.


Aksi bejat tersebut dilakukan di ruang tamu rumah korban, saat ibundanya terlelap tidur dan ayahnya pergi.


"Pak Nr mengaku sudah dua kali meniduri paksa korban mulai Oktober lalu. Bujuk rayunya sejak korban kelas 5 SD acap kali diperlihatkan video porno oleh Pak Nr," jelas Masroeri.



Sementara itu Bapak korban Mujiyono (45) menuturkan, putrinya tersebut sudah lebih dari sebulan tidak mau masuk sekolah karena syok. NV dalam keseharian hanya terlihat membisu di dalam rumah. Perubahan perilaku psikis tak lazim dari korban ini praktis membuat pihak keluarga dibayangi keresahan.


Saat ini pihak keluarga korban pun berharap kasus dugaan pemerkosaan yang melibatkan sosok terpandang di desanya itu bisa diproses hukum sesuai dengan perbuatannya.


"Kami terkejut kenapa Pak Nr yang dikenal sebagai imam mushola bisa sekeji itu. Kami harap diganjar hukuman seberat-beratnya. Kasihan anak saya syok, takut dan malu," tutur penjahit ini.


Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Andryansyah Rithas Hasibuan membenarkan perihal kasus dugaan rudapaksa anak di bawah umur yang telah dilaporkan keluarga korban pada 22 November lalu.


"Kemarin tersangka sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini kasus masih dalam lidik kepolisian," kata Hasibuan. Ng-Sw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar