res

SMPN 14 Kota Bima Implementasikan Budaya Rimpu - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Kasus Dugaan Kopursi Anggaran APBD,Yuda: DPRD Gagal Paham!

19 September 2022

SMPN 14 Kota Bima Implementasikan Budaya Rimpu

 


Bima NTB, Cakrawala online-Dalam rangka mengembangkan kegiatan awal kurikulum merdeka belajar , SMPN 14 Kota Bima memulai dengan memamerkan budaya " Rimpu " menuju  kearifan lokal Daerah. Juga meningkatkan potensi  peserta didik yang memiliki kompetensi keahlian dan skill menuju dunia usaha di masa akan datang .



    SMPN 14 Kota Bima  melalui koordinator Ibu Ira muliati S,Pd kepada wartawan menjelaskan bahwa SMPN 14, kota Bima beraada di Kulurahan  raba Dompu, telah di tunjuk menjadi sekolah penggerak, maka kami coba mengikuti alur 6 Dimensi dalam konteks, antara lain, siswa akan mengenal Tuhan yang maha Esa, berakhlaq Mulya, hidup bergotong royong, saling menghormati, bangun jiwa raga dalam bekal kehidupan sehari-hari.( memasuki tema 1 satu ujar Ira muliati, S.pd.).



   Selanjutnya, dengan adanya KK merdeka belajar kami kira  terintegrasi menuju muatan lokal siswa bisa mengenal " Budaya rimpu " kata ibu Ira saat berkunjung ke Museum " Asi mpasa " bahasa lama diera tahun 1962, bagaimana budaya rimpu yang hampir punah,  ini kita perkenalkan pada siswa. Sekelumit catatan sejarah rimpu, siswa harus tau sejarahnya, karena perubahan dari masa ke masa seperti zaman orde lama  menuju orde baru, kemudian memasuki era reformasi, sehingga mereka bisa memberikan kilas balik, sejarah " Rimpu kota Bima " ini dulu tutur Ibu Ira . 


  

 Dengan budaya rimpu bisa kita lestarikan dan  diimplementasikan kedalam muatan lokal, sehingga ouput mereka akan memiliki, Pengetahuan sejarah, siswa memiliki "Skill" dan bisa akan ditularkan pada teman teman yang belum memiliki skil, kalau siswa SMP 14 kota bima mayoritas orang Raba Dompu, anak anak telah memiliki skill, belajar dari orang bukan saja pendidikan formal didapat melainkan pendidikan non formal melekat didikan orang tua di rumah, menggiat  muna tembe nggoli "tenun sarung Bima" selain siswa paham tentang kearifan lokal juga akan meningkatkan ekonomis dikarenakan ada nilai jualnya jelas ibu Ira.( Zun).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar