res

Wahana Air Di Purwodadi Telan Korban, Bocah SD Tewas Tenggelam - Cakrawala Online

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Gunung Semeru Kembali Meletus Dan Berstatus Awas

12 Oktober 2022

Wahana Air Di Purwodadi Telan Korban, Bocah SD Tewas Tenggelam

 


Grobogan -Cakrawalaonline,  Nasib nahas dialami bocah berusia 8 tahun berinisial R, warga Purwodadi, yang ditemukan meninggal dunia di kolam renang Masterpark, Kompleks Grand Master Hotel, Jl. Gajah Mada, Purwodadi, Grobogan.


Siswa kelas 2 SD Al Akbar Purwodadi itu diduga lepas dari pengawasan pelatih sebelum ditemukan terapung di kolam dewasa dalam posisi tengkurap.



“Kejadiannya Senin (10/10/2022) sore, korban siswa SD Al Akbar ditemukan terapung di kolam renang Masterpark dalam kondisi tertelungkup,” jelas Kasi Humas Polres Grobogan AKP Umbarwati, Selasa (11/10/2022).


Kronologi kejadian meninggalnya bocah SD di kolam renang bermula dari kegiatan ekstra kulikuler. Di mana kegiatan renang dilaksanakan dua kali sepekan.


Bersama tiga temannya, korban berlatih renang. Namun, lanjut Kasi Humas AKP Umbar, seusai latihan, tiga temannya beristirahat sambil makan.



“Hanya saja korban tidak ada atau tidak ikut makan bareng temannya, karena memang anaknya hyperaktif. Diduga lepas dari pengawasan,” jelas Kasi Humas Polres Grobogan.



Setelah dicari-cari, pelatih dan warga yang berada di lokasi menemukan korban dalam posisi tertelungkup terapung di kolam dewasa dengan ketinggian air sekitar 150 cm.


Saat itu juga korban diangkat dan dibawa ke RS Sekar Laras. Oleh tim medis, sambung AKP Umbar, diupayakan pertolongan kepada korban. Namun, nyawanya tidak tertolong.


Sementara itu, petugas kepolisian dari Inafis Polres Grobogan bersama Polsek Purwodadi Polres Grobogan Polda Jawa Tengah yang mendapatkan informasi tersebut, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP ( Tempat Kejadian Perkara ).


Dari hasil pemeriksaan Tim medis bersama petugas Inafis dari Polres Grobogan, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban, dan korban murni meninggal dunia diduga akibat tenggelam.



Usai melakukan pemeriksaan kepada korban, petugas menyerahkan korban kepada orang tuanya untuk dilakukan pemakaman karena orang tua korban menolak dilakukannya autopsi. Ng-Rif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar