res

Warga Grobogan Diserbu Ribuan Lalat, Pemilik Warung Makan Kelimpungan - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar Redaksi Cakrawala Media Group Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 298

Breaking

10 Februari 2023

Warga Grobogan Diserbu Ribuan Lalat, Pemilik Warung Makan Kelimpungan

 


Grobogan - Cakrawalaonline, Ribuan hama lalat menyerang ratusan rumah di dua desa di Grobogan. Warga mengaku resah dan tidak nyaman saat beraktivitas di rumah.


Sementara para pedagang warung makan yang berdekatan dengan kandang ayam mengaku merugi karena seluruh makanan sudah terkontaminasi dengan kotoran lalat yang menghinggapi, sehingga jumlah pembeli semakin berkurang drastis.



Seperti dialami warung makan milik Suwarno, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, sepi pembeli sejak tiga minggu lalu. Sepinya pembeli disebabkan oleh serangan ribuan lalat yang masuk ke seluruh rumah warga.


Hama lalat tersebut berasal dari belasan kandang ayam di areal persawahan yang berjarak lima puluh hingga dua ratus meter dari rumah warga.




Para pembeli yang datang ke warung Mbah Suwarno juga mengaku tidak nyaman dan memilih makanan yang mereka beli agar dibungkus dan dibawa pulang.


Sementara itu, pembeli yang ingin menikmati makanan di warung harus selalu mengibaskan tangan agar lalat yang sudah memenuhi seluruh ruangan warung makan/ tidak menghinggapi makanan.



Untuk mengurangi banyaknya lalat yang masuk, pemilik warung harus memasang kipas angin dan kertas perekat lalat. 


“Sejak munculnya hama lalat, omzet penjualan warung semakin berkurang, bahkan banyak makanan yang harus dibuang karena sudah dihinggapi banyak lalat sehingga tidak sehat untuk dikonsumsi,” katanya, Rabu (8/2/2023).


Selain serangan lalat, bau kotoran ayam yang ditimbulkan dari kandang ayam ini juga membuat warga tidak nyaman saat beristirahat ataupun beraktivitas di rumah.


Endang, ibu rumah tangga mengaku kesal dan harus berpindah-pindah tempat untuk tidur karena selalu dikerumuni lalat. Munculnya ribuan lalat ini disebabkan oleh tidak bersihnya pengelola ternak ayam dalam membersihkan kotoran ayam.


“Proses pengolahan limbah kotoran ayam yang ada di dalam kandang ayam juga dianggap kurang tepat, sehingga bau kotoran yang ditimbulkan menarik perhatian lalat,” ujar Endang.


Selain menyerang Desa Sukorejo, hama lalat juga menyerang ratusan rumah di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan, sejak sebulan lalu.


Warga mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepala desa namun tidak ada tindak lanjut. Mereka juga menyatakan bahwa sebagian kandang ayam itu adalah justru milik kepala desa sendiri.


Selama lokasi persawahan digunakan untuk ternak ayam, warga di Desa Sukorejo dan Sugihmanik Kecamatan Tanggungharjo mengaku belum pernah ada kompensasi akibat bau dan lalat yang ditimbulkan oleh pengelola ternak ayam.


Warga khawatir jika ribuan lalat ini masih menyerang desa dan kandang ayam tidak segera dibersihkan, maka dalam jangka waktu tidak lama akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Ng-Rtm: sumber: inews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar