res

Gara-gara Ini Puluhan Emak-emak di Pati Nekat Hadang Truk Tambang! - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar Redaksi Cakrawala Media Group Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 298

Breaking

23 Agustus 2023

Gara-gara Ini Puluhan Emak-emak di Pati Nekat Hadang Truk Tambang!




 PATI – Cakrawalaonline, Setelah pada hari Senin lalu menghadang truk tambang, puluhan emak-emak di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, kembali melakukan aksi penghadangan truk pengangkut hasil tambang, Senin (21/8/2023). Aksi ini dipicu rasa jengah warga yang terimbas dengan aktifitas truk dump pengangkut hasil tambang yang lewat di jalan desa mereka. Salah seorang warga, Sutrisno, mengatakan dump truk pengangkut hasil tambang sudah lalu-lalang di jalan sebelum pukul 07.00 WIB. 


Padahal salah satu tuntutan warga pada aksi awal Agustus lalu yakni meminta mobilitas dump truk dilakukan setelah pukul 07.00 WIB.

”Tuntutan yang dulu belum dipenuhi. Meminta tuntutan dulu dijalankan dengan maksimal. Tuntutannya yang kemarin, penyiraman dan beroperasi setelah jam berangkat sekolah atau jam 07.00 WIB ke atas,” kata Sutrisno. Selain itu, tuntutan warga untuk memperbaiki jalan juga belum dilakukan.

“Kerusakan jalan ini menimbulkan kecelakaan pagi tadi. Seorang siswa yang akan berangkat sekolah terserempet dump truk tambang,” imbuhnya. Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan, mengatakan puluhan emak-emak di Desa Wegil kembali melakukan aksi penghadangan truk tambang buntut dari kecelakaan sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar SMP yang akan berangkat sekolah dengan sebuah truk tambang.

”Sekitar pukul 06.45 WIB ada anak sekolah naik sepeda motor yang terserempet truk tambang. Usai menyerempet, sopir truk dump kemudian melarikan diri. Korban kemudian berteriak-teriak, hingga akhirnya warga keluar rumah dan melakukan penghadangan truk,” ujar Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan. Sekitar 50 warga yang didominasi emak-emak pun mendatangi lokasi. 

Mereka kemudian menghadang dump truk pengangkut hasil tambang yang lewat di jalan desa. “Sekitar 10 truk dihentikan dalam aksi penghadangan itu. Pihak desa Wegil kemudian melakukan mediasi. Tuntutan warga sama seperti saat awal bulan lalu. Jalan desa minta disiram, diperbaiki dan tuntutan lainnya,” terangnya. Hingga saat ini korban kecelakaan tersebut masih dirawat di salah satu rumah sakit di Kabupaten Kudus. Cl – Sumber : TVonenews


Tidak ada komentar:

Posting Komentar