res

Tiga Hari Hilang di Perairan Mlongo Jepara, Dua Nelayan Terombang-ambing di Laut Berhasil Ditemukan Selamat di Pekalongan - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Siapa yang bertanggung jawab di Dunia pendidikan terkait penandatangan ijazah

28 Agustus 2023

Tiga Hari Hilang di Perairan Mlongo Jepara, Dua Nelayan Terombang-ambing di Laut Berhasil Ditemukan Selamat di Pekalongan

 


JEPARA – Cakrawalaonline, Dua sosok nelayan asal Kabupaten Jepara yang sempat hilang akhirnya ditemukan selamat kemarin malam. Mereka Suparni, warga RT 2/RW 8, Desa Bondo, Bangsri, dan Darwin, warga RT 3/RW 9, Desa Karang gondang, Mlonggo.

Keduanya ditemukan nelayan Kabupaten Pekalongan terombang-ambing di perairan Pekalongan.

Oleh nelayan itu, kapal yang dinaiki Darwin dan Suparni langsung ditarik ke pelabuhan.

Diketahui, dua nelayan tersebut berangkat melaut dari Pantai Empu Rancak Karang gondang, Mlonggo, pada Selasa (22/8) sekitar pukul 16.00.

Keduanya melaut menggunakan perahu sopek Sri Wiana JTA 7 No 1664 berwarna hijau milik Karmuji. Perahu tersebut dilengkapi jaring pinten milenium.

Dalam kondisi normal, keduanya harusnya sudah mendarat dan bersan dar maksimal Rabu (23/8) sekitar pukul 02.00. Namun hingga malam hari, keduanya tak kunjung kembali.

Tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian dan penyelamatan mencari keberadaan kedua nelayan itu.

”Proses pencarian dilakukan dari perairan Jepara hingga perairan Demak,” ungkap Condro, petugas Basarnas.

Sementara itu Darwin, nelayan yang sempat dinyatakan hilang mengaku, kapal yang ditumpanginya mengalami mati mesin saat hendak ke daratan lagi. Ia pun segera menurunkan jangkar ke laut.

Karena saat itu angin kencang ditambah gelombang tinggi, jangkar beserta perahu hanyut mengikuti arus.

Ia sempat terombang ambing di lautan selama empat hari tiga malam. Sampai akhirnya membawa ke perairan Pekalongan. Beruntung, saat itu ia membawa perbekalan beras sekitar 3 kilogram.

”Pas bekal beras sudah habis, pas ditemukan nelayan Pekalongan,” terang Darwin.

Saat ini, ia dan rekannya telah dijemput keluarganya.

Sementara perahu yang ditumpanginya akan dibawa kembali ke Jepara melalui jalur laut. Cl - Sumber : Radar Kudus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar