res

Geger Jelang Pemilu, Sejumlah Kantor Desa di Sambungmacan Sragen Diteror Sesajen - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 78,1 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sebanyak 91 Atlit POPDA Jateng 2024 Dilepas Bupati Pemalang

30 November 2023

Geger Jelang Pemilu, Sejumlah Kantor Desa di Sambungmacan Sragen Diteror Sesajen


 SRAGEN – Cakrawalaonline, Warga Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen digegerkan dengan informasi adanya teror bunga sajen yang ditujukan ke kantor desa mereka.

Hal ini diketahui seusai Kepala Desa Bedoro, Pri Hantoro menginformasikan temuan bungkusan bunga sajen di lingkungan mereka ke grup Pemdes se Kecamatan Sambungmacan.

Belum diketahui siapakah yang mengirim dan meletakkan bungkusan bunga sajen tersebut.

Dari penelusuran, aksi yang belum diketahui maksud tujuannya itu terjadi serentak (di waktu bersamaan) di lima desa di Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

Teror kiriman bunga ditemukan di sejumlah kantor pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Sragen pada Selasa (28/11/2023) pagi.

Salah satunya ditemukan di Kantor Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

Kades Bedoro, Pri Hantoro mengatakan, penemuan itu terjadi sekira pukul 07.30.

Itu pertama kali ditemukan pegawai Pemdes Bedoro saat membersihkan ruangan.

"Awal mulanya, pagi itu penjaga kantor kami menyapu menemukan bungkusan bening yang isinya mencurigakan," kata Pri Hantoro seperti dilansir dari TribunSolo.com, Rabu (29/11/2023).

Pri mengatakan, teror kiriman bunga itu terbungkus plastik bening.

Di plastik itu terdapat kertas putih yang bertulisan nama Kelurahan Bedoro.

Isi di dalam plastik itu terdapat bunga-bunga yang biasa digunakan untuk sajen.

Itu ditemukan di kompleks Kantor Desa Bedoro.

"Kemudian penjaga laporan ke saya dan saya sampaikan ke pegawai ini," ucap dia.

"Sudah dicari siapa pelaku yang menaruh benda itu, namun tidak ketemu," tambahnya.

Teror kiriman bunga sajen ternyata tidak hanya terjadi di Kantor Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

Teror serupa juga terjadi di empat desa lain yang ada di Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

Empat desa itu yakni Desa Banaran, Toyogo, Banyurip, dan Plumbon.

Itu seperti yang disampaikan Kades Bedoro, Pri Hantoro.

Pri mengetahui itu setelah melaporkan temuan teror kiriman bunga sajen ke grup perangkat desa se-Kecamatan Sambungmacan.

"Kemarin siang, saya sampaikan ke grup perangkat desa se kecamatan Sambungmacan," ucap Pri seperti dilansir dari TribunSolo.com, Rabu (29/11/2023).

"Dan ternyata teman-teman yang lain, di lingkungan kantor yang juga menemukan hal itu, terutama Desa Banaran komplit," tambahnya.

Temuan kiriman bunga sajen di Desa Toyogo, Banyurip, dan Plumbon seperti yang ditemukan di Desa Bendoro.

Bunga sajen itu juga terbungkus plastik bening.

Sementara di Desa Banaran, temuan bunga sajen dalam wujud yang berbeda.

Plastik berisi bunga lengkap dengan nama kelurahan berada di dalam takir.

Seperti diberitakan, lima kantor desa di Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen mendapat teror kiriman bunga sajen, Selasa (28/11/2023).

Lima kantor desa itu, yakni Desa Bedoro, Banaran, Toyogo, Banyurip dan Plumbon.

Teror kiriman bunga itu kebanyakan dibungkus plastik bening.

Plastik bening itu berisi bunga kantil.

Itu ditemukan di lima kantor desa.

Takir itu berisi kemenyan, beras kuning, dan telur.

Teror kiriman bunga sajen itu pun dilengkapi dengan keterangan lokasi.

Keterangan lokasi itu dalam bentuk tulisan yang ditulis di atas kertas putih.

Kertas putih itu kemudian ditempel ke plastik bening.

Kades Bedoro, Pri Hantoro mengatakan penemuan tersebut terjadi sekira pukul 07.30.

"Awal mulanya, pagi itu penjaga kantor kami menyapu menemukan bungkusan bening yang isinya mencurigakan," kata Pri Hantoro.

Plastik berisi bunga sajen itu ditemukan di halaman kantor desa.

Pri mengatakan bungkusan bening tersebut bertuliskan nama Kelurahan Bedoro.

"Kemudian penjaga laporan ke saya dan saya sampaikan ke pegawai ini namun sudah dicari siapa pelaku yang menaruh benda itu, namun tidak ketemu," kata Pri. Cl – Sumber : Tribun Jateng

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar