res

Masyarakat Dompu barat mendorong RSUD punya alat ronsen(radiologi) - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke 78,1 Juli 2024

Breaking

Cakrawala Online Hari ini

Sebanyak 91 Atlit POPDA Jateng 2024 Dilepas Bupati Pemalang

29 Desember 2023

Masyarakat Dompu barat mendorong RSUD punya alat ronsen(radiologi)

Dompu cakrawala merdeka online,- Dengan telah di tetapkan Rumah sakit Manggelewa, pusat pelayanan kesehatan melalui BPJS sebagai tulang punggung BPJS Kab.Kota  dan pusat , maka pada kesempatan tersebut Direktur Rumah sakit Daerah Manggelewa dr. Laela Soraya harapkan pada Dinas kesehatan Kabupaten Dompu memberikan SK, rujukan diperuntukan pada setiap  pusat kesehatan masyarakat(Puskesmas), yang ada di wilayah Dompu bagian barat, yakni : Puskesmas Soriutu, Puskesmas Kilo, Kempo,  Nangakara, calabai , bahkan Kab.Bima bagian barat, sanggar dan Tambora tandasnya. Dengan demikian terjadinya rujukan dari puskesmas yang ada di wilayah Dompu bagian barat, kalau memang puskesmas itu merujuk pasienya ke RSUD Manggelewa, tentu saja puskesmas tersebut bisa saja akan memberikan kontribusi meningkatnya PAD Kab.Dompu ungkap kadikes Maman SKM.M.Kes, 27-12-23.


   Dari informasi pemberitaan media sebelumnya, Rumah sakit Daerah Manggelewa pusat pelayana kesehatan yang terbaik di Dunia kesehatan , dr.Laela Soraya direktur Rumah sakit Daerah Manggelewa , telah menetapkan jadwal tugas sebagai abdi Masyarakat untuk menolong nyawa Manusia , yakni empat dokter spesialis tersebut masing- masing 1 hari dalam  seminggu terjadwal ujar dr.Laela.


Untuk mendukung program tersebut di minta pada pemerintah untuk mendorong kemajuan pelayanan kesehatan masyarakat , pengadaan dokter spesialis yang " fool time " dengan tersedianya fasilitas yang cukup memadai, seperti alat radiologi( ronsen),namun di segi fasilitas  operasi belum bisa di manfaatkan secara optimal karena masih kendala, masih dalam taraf proses.

dr.laela Soraya menjelaskan dengan adanya alat ronsen( radiologi) belum di uji kelayakanya, Dirut RSUD Manggelewa tidak mau ambil resiko karena bisa membahayakan, dan harus minta ijin dari pusat. Selain itu ruangan harus tersendiri , tertutup, tidak bisa masuk angin dll.


   Untuk meningkatkan potensi SDM yang handal,  Direktur rumah sakit Daerah Manggelewa, dr. Laela Soraya, telah  mengadakan bimtek dokter , tenaga medis, Tenga adminstrasi dan mana gemen, serta tenaga farmasi.Karena semuanya itu meningkatkan pelayanan masyarakat yang baik di masa akan datang, karena semuanya itu  tergantung pada kami yang melakukan pelayanan jelasnya.


   Untuk mendorong proses pelayanan di rumah sakit Daerah Manggelewa, dapat di dukung oleh pendanaan yang layak , pemerintah harus memdorong ketersedian dana untuk meningkatkan fasilitas dan peningkatan SDM, dengan potensi yang ada, sementara ada 9 orang dokter umum dan 4 orang dokter spesialis, yakni Dokter Spesialis beda bertugas hari senin dr.spesialis anak, hari Selasa, dr spesialis penyakit Dalam hari Kamis, dan dr.spesialis paru bertugas pada hari jum,at ! Kepala BPJS Kab.Dompu Kamaludin SKm, dalam bentuk kerja sama mendorong pemerintah RSUD Manggelewa, dalam pelayanan kesehatan masyarakat tentu saja harus adanya alat dan fasilitas yang mendukung dalam bentuk pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat pengguna jasa pelayanan yang memiliki kartu BPJS.

    Mantan Direktur RSUD Manggelewa dr.Husni Mubarak menjelaskan untuk mengaktifkan alat Rontgen harus ada ijin dari badan pengawas tenaga nuklir ( BAPETEN), pada saat dr.Husni saat beliau menjabat Dirut, telah di usulkan , namun kendala covid19, (2020-2022)seharusnya di tahun 2023, prosesi pengurusan harus Sudah selesai izin radiologi tersebut , Dirut yang baru harus cepat melanjutkan  pengurusan izin tersebut tegasnya. (*zun).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar