res

Seorang Dosen Tewas Ditikam Usai Tegur Pacar Pulang Mabuk - Cakrawala Online
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar PT Cakrawala Merdeka Mediatama Group Mengucapkan Selamat Hari Bank Indonesia 5 Juli 2024

Breaking

06 Desember 2023

Seorang Dosen Tewas Ditikam Usai Tegur Pacar Pulang Mabuk

 


MANADO  - Cakrawalaonline, Vendy Rompas SPd MPd yang merupakan staf Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano ditikam kekasihnya Jasmine Tampenawas

Atas kejadian tersebut, Vendy tewas dengan berlumuran darah.

Korban Vendy Rompas diduga mengalami luka tusuk di bagian dada.

Korban sempat dilarikan ke RS Sam Ratulangi Tondano, tapi nyawa tak tertolong.

Korban diduga tewas ditikam oleh sang kekasih, Jasmine Tampenawas.

Sosok Jasmine Tampenawas pun dicari banyak orang.

Berdasarkan info yang beredar di media sosial, Jasmine Tampenawas kini berusia 45 tahun.

Sedangkan sang kekasih, Vendy Rompas kini berusia 30 tahun.

Dalam media sosial miliknya, Jasmine Tampenawas menulis dirinya lulus dari salah satu universitas negeri di Manado dari Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Ia pun kini sudah diamankan oleh polisi.

Sementara korban diketahui berprofesi sebagai staf dosen di Universitas Negeri Manado ( Unima ).

Ia diketahui mengajar di Fakultas Teknik Unima.

Selain itu, korban merupakan anak seorang tentara.

Vendy Rompas menjadi korban kasus penikaman di Kabupaten Minahasa, Senin (4/12/2023), sekira pukul 17.00 WITA.

 

 

Korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri.

Pelakunya disebut adalah seorang perempuan yang diduga adalah kekasih korban.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sam Ratulangi Tondano, akan tetapi nyawanya tidak tertolong sehingga korban meninggal dunia.

Kronologi Penusukan

Kabar duka meninggalnya Vendy Rompas heboh di media sosial.

Banyak sahabat, teman dan kerabat yang membagikan foto Vendy Rompas. Mereka turut berdukacita.

 

 

Heboh juga di media sosial, Vendy Rompas meninggal karena ditikam.

Berikut info lengkap kronologi kejadian tewasnya Vendy Rompas

Dari informasi Polisi, bahwa kejadian bermula saat Vendy Rompas pulang ke tempat kosnya di Lorong Pasar (Lopas), Kelurahan Tataaran 2, Kecamatan Tondano Selatan, Minahasa pada Senin (4/12/2023) sekira pukul 17.00 wita.

Saat itu korban bersama saksi yang merupakan kekasih korban bernama Jasmine Tampenawas sedang bersama-sama ditempat kost tersebut.

Awalnya, saksi menegur korban karena pulang dalam keadaan mabuk minuman keras atau miras.

Karena saksi merasa takut korban sudah dalam keadaan Miras dan emosi.

Saksi pun lari ke dapur dan mengambil pisau dapur.

Saat itu korban sempat keluar untuk mencari saksi.

Akhirnya saksi kembali masuk ke dalam kamar bersama korban dan mengunci pintu.

Kembali terjadi adu mulut.

Saat itu korban melihat saksi membawa pisau, dan korban mengatakan

"kiapa kita nda mo tako, (kamu) bawa piso" (Saya tidak takut, walaupun kamu memegang pisau).

Kemudian karena korban semakin emosi, dan situasi semakin tegang, korban mendekati saksi, pisau yang dipegang saksi, tanpa sengaja tertusuk ke tubuh korban.

Setelah saksi merasa pisau tertusuk ke korban pisau itu langsung dibuang.

Beberapa saat kemudian, korban pun sempat keluar dari kamar kost.

Disaat keluar pintu kamar tersungkurlah korban, berlumuran darah, dan dibawa ke Rumah sakit.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Jesly Hinonaung ketika dikonfirmasi menjelaskan kepolisian sudah menyampaikan kepada pihak keluarga untuk membuat laporan.

"Pasca kejadian, kami sudah menyampaikan keluarga membuat laporan polisi, dan sampai saat ini, kami masih menunggu" ujarnya Selasa (5/12/2023).

Menurutnya, seorang perempuan yang bersama korban di tempat kost-kostan sudah diamankan sejak kemarin malam.

"Kami sudah amankan, dan sementara kami mintai keterangan lebih lanjut, dan belum ada penetapan tersangka," jelasnya

Hinonaung menyebut masih akan memeriksa sejumlah saksi tambahan untuk dimintai keterangan.

"Karena kan ada saksi dari mahasiswa dan mereka sementara berkuliah, nanti kalau sudah selesai belajar baru kami mau minta keterangan," jelasnya

Dia pun menjelaskan, lokasi kejadian telah dilakukan police line.

"Hanya kamarnya saja yang kita police line, tidak seluruh tempat kostnya," jelasnya.

Informasi tambahan menjelaskan jika ayah korban merupakan seorang anggota TNI yang bertugas di Koramil 1302-03 Kakas Kabupaten Minahasa.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Jesli Hinonaung mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Ia menjelaskan, sejak tadi malam penyidik sudah menghubungi pihak keluarga untuk membuat laporan.

"Tadi malam, kita sudah berupaya berkomunikasi dengan pihak keluarga, untuk segera buat laporan polisi," ujar kasat.

Kasat mengatakan selanjutnya pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi saksi yang mengetahui kejadian ini.

"Untuk saat ini kekasih dari korban sudah diamankan sementara dan meminta keterangan lebih lanjut," ujar dia. Cl – Sumber : Tribun Jateng

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar